‘Siluman Ucing Belang’ Tertangkap Kamera Reporter TV, Saat Peliputan Kecelakaan Maut di Gunung Halimun

GARUT, (GE).- Keangkeran Gunung Halimun di kawasan Kecamatan Pakenjeng, Kabupaten Garut sudah menjadi buah bibir masyarakat sejak dulu. Selain kondisi jalannya yang curam disertai tikungan tajam, di kawasan ini juga banyak kejadian aneh. Tak heran, di kawasan sepanjang  Gunung Halimun kerap terjadi kecelakaan hingga merenggut korban jiwa.

Kecelakaan terbaru di kawasan Gunung Halimun yang merenggut dua korban jiwa terjadi pada hari Minggu (05/11/2017). Seperti diberitakan sebelumnya, mobil avanza yang terjun bebas ke dalam jurang sedalam 200 meteran di kawasan tersebut menewaskan dua penumpangnya.

Kecelakaan maut di kawasan yang di kenal angker itu tak pelak mengundang perhatian sejumlah awak media, mulai dari media cetak hingga elektronik hari itu juga segera meluncur ke tempat kejadian perkara (TKP). Untuk mencapai TKP yang berada di jurang dengan kedalaman 200 meteran, para reporter harus bersusah payah menuruni tebing yang curam.

Setelah pengambilan gambar serta data-data dianggap sudah selesai, para awak media bergegas menaiki jurang kembali untuk menuju jalan raya. Di tengah-tengah perjalanan saat menaiki jurang, salah seorang reporter TV swasta menyempatkan diri untuk berfoto selfie. Sang reporter mengakui, tidak ada perasaan apapun saat menjepretkan kamera ponselnya.

Singkat cerita, rombongan beberapa awak media sampai juga di jalan raya yang posisinya di atas tebing jurang. Sambil melepas lelah mereka beristirahat sambil ngopi dan melahap makanan ringan yang ada di salah satu warung.

Saat sedang asik melepas lelah, tiba-tiba ada beberapa orang warga yang menghampiri dan mengajak ngobrol. Warga memuji keberanian para wartawan yang  melakukan peliputan langsung ke lokasi kejadian yang dianggap angker. Menurut salah seorang wartawan televisi swasta, Idrus Andriawan, beberapa warga yang mengajak ngobrol dirinya, menceritakan beberapa keanehan atau kejadian di sekitar lokasi yang berbau mistis.

“Diantara cerita-cerita mistis tersebut, ada warga yang mengatakan, jika di hutan sekitar jurang Gunung Halimun sering terlihat makhluk aneh berwujud kucing belang. Tetapi ‘kucing belang’ yang dimaksud warga bukanlah kucing biasa. Mereka percaya, jika kucing belang itu adalah perwujudan siluman penunggu jurang di Gunung Halimun,” ungkapnya.

Ditambahkannya, menurut cerita warga, sosok kucing belang itu bisa merubah ukurannya menjadi semakin besar,  jika ada seseorang yang terus melihatnya. Mendengar cerita-cerita tersebut, para wartawan tak begitu menggubrisnya. Tetapi alangkah kagetnya, saat Idrus memperlihatkan hasil poto sewaktu mereka menaiki jurang, tampak ada sesosok mirip kucing bertelinga panjang tepat di belakang mereka saat berfoto selfie.

“Tadinya biasa biasa saja. Namun setelah hasil foto di kamera diperhatikan, ternyata ada sosok aneh yang tertangkap kamera. Foto aneh itu, sempat saya posting di instagram, dan rame juga. Ada yang mengatakan itu hanya sebatang kayu yang mirip bentuk kucing. Namun tak sedikit yang beranggapan bahwa itu memang sosok siluman kucing belang yang tertangkap kamera. Usai melaksanakan tugas liputan, Alhamdulillah tidak terjadi apa-apa, meski sempat kaget juga melihat hasil foto,” ungkap Idrus.  (Useu G Ramdani)***

Editor: Kang Cep.

BREAKING NEWS: Sebuah Avanza Terjun ke Jurang di Gunung Halimun, Seorang Ditemukan Tewas Tersangkut di Pohon

GARUT,(GE).- Sebuah mobil avanza warna hitam bernomor polisi D 1541 SAH yang menuju ke arah Garut sekira pukul 13.00 WIB terjun ke jurang sedalam 150 meter di kawasan Gunung Halimun, Desa Jayamekar, Kecamatan Pakenjeng, Kabupaten Garut, Minggu (05/112017).

Menurut Kapolsek Pakenjeng, AKP Taka Supanta, kecelakaan tunggal itu belum diketahui penyebab sebenarnya. Namun petugas Polsek Pakenjeng berhasil menemukan salah seorang korban yang diduga kuat sopir mobil naas tersebut. Saat ditemukan polisi korban tewas atas teridentifikasi atas nama Muhammad Nurhakeki, warga Kampung Cihareuday, Desa Neglasari, Kecamatan Pakenjeng,Garut.

“Kita masih terus menyelidiki kecelakaan ini. Kami sementara ini menemukan seorang korban meninggal yang tersangkut di pepohonan dalam jurang. Anggota kami terus berusaha mengevakuasi korban, nanti kita sampaikan setelah kita berhasil mengidentifikasi semua korban dan mobil yang masuk jurang itu,” ungkap Taka, saat dibubungi melalui telfon selulernya, Minggu (05/11/17).

Hingga berita ini duturunkan, aparat kepolisian masih terus mencari korban lainnya yang diduga masuk sungai, atau masih di dalam mobil. (Useu G Ramdhani)***

Editor: Kang Cep.