FOPPSI Garut Jadi Jawara Turnamen Futsal Gubernur Cup

BANDUNG, (GE).- Mengawali liburan semester dan akhir tahun, Forum Operator Pendataan Pendidikann Seluruh Indonesia (FOPPSI) Jawa Barat menggelar turnamen Futsal dan Voly ball merebutkan trophy Gubernur Cup antar sekolah se Jawa Barat. Turnamenn perdana para operator sekolah ini diikuti 27 Kabupaten/Kota se Jabar, digelar di Citro Futsal Stadium, Kota Bandung. Sabtu, (24/12/2016).

Ketua panitia sekaligus Ketua FOPPSI Jawa Barat, Retno Edi Kurniadi, mengatakan komptensi antar oprator ini merupakan ajang silaturahmi juga mengawali liburan semester, sekaligus untuk menggali dan menyalurkan hoby olahraga khususnya di kalangan para oprator sekolah.

“Kedepannya kita akan meningkatkan gebyar turnamen Futsal dan Bola Volly ini lebih meriah lagi. Terlebih kegiatan ini didukung penuh oleh Gubernur Jawa Barat dan kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat.” kata Retno.

Dalam Turnamnen Futsal Gubernur Cup 1 ini,FOPPSI Kabupaten Garut menjadi jawaranya. Di final FOPPSI Kabupaten Garut menundukkan Kabupaten Cianjur, dengan keunggulan tipis 7:6. Tim Garut sendiri dilatih oleh Yudi Wahyudi yang merupakan pengurus FOPPSI Banyuresmi.

Sejak awal memang tim FOPPSI Garut sifavoritan menjadi juara. Sementara itu, tim Bola Voly Putra asal Garut bernasib beda, mereka harus bertekuk lutut pada Tim Bola Voly FOPPSI Kabupaten Karawang. Walau demikian, justru Tim Bola Voly Putri Garut lah yang berhasil menjadi Juara dengan menghempaskan pasukan FOPPSI Cianjur.

Sukses FOPPSI Kabupaten Garut ini, tak lepas dari arahan dan bimbingan Ketua FOPPSI Kabupaten Garut, Yusep Patahuddin serta dukungan dari Bupati Garut, H.Rudi Gunawan, serta legislator Senayan, Hj.Siti Mufattahah.

Meski berhalangan hadir, Anggota DPR RI dari Fraksi Partai Demokrat Dapil Jabar XI ini sanagat antusias mendukung FOPPSI Kab Garut. Melalui selulernya, Ia berpesan agar keunggulan FOPPSI Garut ini senantiasa dipertahankan dan lebih ditingkatkan.

“Semoga pemerintah bisa melihat hasil dari perjuangan anak-anak oprator sekolah ini.” Ungkap Siti. (TAF Senopati)***

Editor: Kang Cep.

FOPPSI Gelar Bimtek Dapodikdasmen, Pesertanya dari 24 Kabupaten/Kota

TARKA, (GE),- Ratusan oprator yang tergabung dalam Forum Operator Pendataan Pendidikan Seluruh Indonesia (FOPPSI) menggelar kegiatan konsolidasi, sosialisasi serta Bimbingan tekhnik (Bimtek) Data Pokok Pendidikan dan Tenaga Kependidikan Dasar dan Menengah (Dapodikdasmen). Dalam kegiatan ini hadir ratusan peserta dari 24 Kabupaten/Kota di Jawa Barat.

Gelaran acara khusus para oprator ini diprakarsai oleh FOPPSI Kabupaten Garut  yang bekerja sama dengan FOPPSI Pusat. Kegiatan yang mengusung tema “Mewujudkan Persatuan dan kesatuan Oprator Pendataan Pendidikan Provinsi Jawa Barat serta Menggairahkan Optimalisasi Tekhnologi Informasi  untuk Peningkatan Kualitas Data Pendidikan” ini dijadwalkan berlangsung selama dua hari (20-21/02/2016) di Hotel Paseban Jalan. Otistas Kabupaten Garut.

Prosesi pembukaan acara ini berlangsung cukup meriah dengan menampilkan upacara Adat Sunda. Gelaran acara yang diikuti ratusan peserta ini secara resmi dibuka oleh Kepala Dinas Pendidikan  Provinsi Jawa Barat yang diwakili Kasi PSMA. Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jawa barat yang diwakiliKasi PSMA secara simbolik membuka acara dengan dintadai pemukulan gong.

Ketua Panitia Penyelenggara, Yusep Fatahudin dalam sambutannya menyatakan, kegitan ini digelar selain sebagai ajang silaturahmi para oprator pendataan pendidikan tingkat PAUD-SD-SMP-SMA se Jawa Barat,  juga untuk meningkatkan kemampuan tekhnologi informasi, khususnya terkait dengan berbagai aplikasi pendataan. Harapannya agar bisa menghasilkan output pendataan yang akurat dan berkualitas.

“Keberadaan oprator  pendataan pendidikan saat ini akan menjadi ruh dan ujung tombak pendataan pendidikan di tiap sekolahnya masing-masing. Oleh karena itu melalui kegiatan ini diharapkan ada  manfaat yang bisa dikembangkan untuk meningkatkan  kemampuan bidang IT para Oprator.” Ungkapnya.

Dikatakannya, dalam melaksanakan tugasnya boleh dibilang tidak ringan. Misalnya, saat akan diterbitkan SK. Oprator akan diburu-buru oleh guru, namun ketika saat pencairan hak honor oprator ini kadangkala dilupakan.

“Itu hanya permasalahan kecil  yang sering menimpa para oprator sekolah.Tentunya ada banyak hal yang  melatarbelakangi hingga acara ini bisa digelar,” ujarnya.

Hal senada disampaikan oleh Koordinator acara FOPPSI Garut, Saepul Rohman, dengan Bimtek Dapodikdasmen diharapkan para oprator dapat meningkatkan kemampuan dalam mengelola  pendataan yang dibutuhkan oleh Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan.

“Agendanya, kegiatan ini dijadwalkan selama dua hari, dengan menghadirkan pemateri-pemateri yang berkompeten dibidangnya. Saya juga mengucapkan terima kasih, secara khusus pada Garut-Express dan 9 TV Garut yang telah menjadi sponsor kegiatan ini.” Tandasnya. (TAF Senopati)***