BREAKING NEWS : Mungkin ini Motor Milik Anda? Satreskrim Polres Garut Mengamankan 33 Unit Motor Bodong Diduga Hasil Curian

GARUT, (GE).- Jajaran Satuan Reserse Kriminal (Sat Reskrim) Polres Garut, Jawa Barat, berhasil membongkar jaringan jual beli kendaraan bermotor roda dua bodong yang diduga hasil curian. Modus jual beli dilakukan secara on line melalui akun facebook (FB) dengan nama “Forum Jual Beli Motor Garut” yang dikelola admin FB berinisail “KM”.

Menurut Kasubag Humas Polres Garut, Ajun Komisaris Ridwan Tampubolon, dari pengungkapan kasus jual beli kendaraan roda dua bodong atau tak dilengkapi dokumen yang sah ini, pihaknya berhasil mengamankan 33 unit kendaraan roda dua berbagai jenis dan merk. Ke-33 unit kendaraan roda dua itu didapatkan dari berbagai daerah di Garut.

Kasus ini terungkap, terang Ridwan, setelah petugas Reskrim menyamar menjadi calon pembeli. Setelah terjadi kesepakatan harga, penjual menyetujui kalau pesanan kendaraan roda dua akan diantar ke tempat yang telah disepakati untuk bertransaksi.

“Pengungkapan dilakukan setelah adanya kesepakatan harga dan tempat transaksi melalui sistem COD (cash order delivery). Petugas langsung mengamankan orang yang mengantarkan sepeda motor tersebut untuk keperluan pengembangan penyelidikan,” ujar Ridwan, Jumat (21/4/17).

Dari hasil pengembangan penyelidikan, lanjut Ridwan, diduga si pengantar sepeda motor itu  merupakan penadah, bukan pelaku utama. Selain orang tersebut, petugas pun kemudian berhasil mengamankan 14 orang lainnya yang juga diduga sebagai penadah. Sedangkan pelaku utamanya, hingga kini masih dalam pengejaran polisi.

“Selain 15 terduga penadah, kita juga berhasil mengamankan 33 unit sepeda motor yang tak dilengkapi dokumen sah atau bodong. Terduga pelaku utama dalam kasus ini masih dalam pengejaran,” katanya.

Lebih jauh Ridwan mengungkapkan, polisi juga mengalami kesulitan untuk mengetahui pemilik kendaraan selaku korban. Masalahnya, setelah dilakukan pengecekan nomor kendraan, tidak ada TKP Kabupaten Garut. Karena itu, pihak Polres Garut pun menjalin koordinasi dengan para kapolres dan Polda Jabar.

“Bila ditemukan TKP sesuai nomor kendaraan di atas, bisa berkoordinasi untuk tindak lanjut penyidikan. Kita akan terus kembangkan kasus ini karena tak menutup kemungkinan masih banyak kendaraan bodong yang belum terungkap, termasuk juga terduga pelaku utama yang hingga kini masih dalam pengejaran,” ucap Ridwan. (Farhan SN/GE)***
Editor : SMS

Berikut ini daftar barang bukti yang disita polisi. Mungkin salah satunya motor milik Anda :
1. Honda Beat Pop Putih Hitam/2016
– Nopol : D 5714 VDE
– Noka : MH1JFSIIIGK271907
– Nosin : JFSTE1267347

2. Honda Beat putih
– tanpa plat nomor
– Noka : MH1JFM212EK337355
– Nosin : JFM2E7352875.

3. Scoopy putih Pink
– Tanpa plat nomor
– Noka : MH1JF6110BK303343
– Nosin : JF6181302264,

4. Honda Beat Warna biru langit/2009
– tanpa plat nomor
– Noka : MH1JF22109K222165
– Nosin : JF22E1224122.

5. Yamana Vixion Orange/2011
– Nopol F 2618 NJ
– Noka : MH33010018K048822
– Nosin : 3010480241

6. Kawasaki Ninja Merah 150 RR
– tanpa plat nomor
– Noka.MH4KR150K8KP13002
– Nosin. Kosong / Di Slep

7. Yamaha MioHijau
– tanpa plat nomor
– Nosin : MH35TL2068K010248
– Nosin :5TL-1012589

8. Honda beat Pink/2009 terpasang Hitam
– tanpa plat nomor
– Noka : MH1JF21129K353566
– Nosin : JF21E1350794

9. Yamaha mio putih
– tanpa plat nomor
– Noka : MH328030CAJ314580
– Nosin : 280-2814414

10. Yamaha Rx-king hitam
– tanpa plat nomor
– Noka : MH3-3KA006-TK267949
– Nosin :3KA-242197.

11. Yamaha Jupiter- MX merah tanpa plat nomor (tdk Teridentifikasi)

12. Yamaha Fino ungu/2016
– tanpa plat nomor
– Noka : MH3SE884OGJO23634
– Nosin :E3R2E0767081

13. Honda Beat merah (terpasang Hijau)/2011
– Noka : MH1JF5124BK071431
– Nosin : JF51E2067965

14. Jupiter MX hitam
– nopol terpasang D 4900 HK
– Noka : MH315700273605
– Nosin : 1S7193544

15. type Yamaha Mio hijau
– Noka : MH328D40DBJ280779
– Nosin : 280-3280664.

16. Yamaha Fino biru /2014,
no ka nosin tdk ada

17. Yamaha fino biru
– Noka : mh310b00200010405
– Nosin: 10B-010413.

18. Yamaha Mio merah
Noka :    MH328020B9J082396

19. Honda Beat, hitam orange
Nopol terpasang Z 6982 EM.

20. RX-king/1993, hitam tanpa plat nomor.
21. Honda Vario, orange tanpa plat nomor

22. Honda beat, Pink
– Nopol Z 4687 EI
– Noka : MH1JF21129K353566
– Nosin : JF21E1350794.

23. Yamaha Mio, hitam Tanpa plat nomor
24. Honda Beat, hitam-orange, tanpa plat nomor.
25. Honda Beat, putih, tanpa plat nomor

Stop! Menyebar Tulisan Kemaksiatan Penyebab Banjir Garut

Oleh, Sidqi Al Ghifari

BANJIR bandang yang menimpa Kabupaten Garut beberapa waktu lalu menciptakan banyak cerita, sudah tentu cerita duka. Bukan cerita duka saja, ada diantara segelintiran orang yang mengolok-olok bencana dahsyat tersebut.

Tidak hanya mengolok-olok, beberapa hari yang lalu ada sebuah Fanspage Facebook yang memuat satu tulisan tentang percakapan antara relawan dan seorang kakek. Dalam tulisan tersebut seorang kakek bercerita bahwa penyebab bencana di Garut adalah banyaknya kemaksiatan, pemerkosaan, zina dan aborsi yang dilakukan masyarakat sekitar.

Fanspage Facebook tersebut bernama Almisky, dan sudah banyak dibagikan 58 kali oleh nitizen. Tulisan tersebut dibantah oleh Arif Ramdan, Dosen Fakultas Dakwah, Universitas Negeri Ar-Raniry Banda Aceh, yang juga pernah menjadi relawan Tsunami Aceh 2004 lalu. Arif asli kelahiran Garut dan kini menetap dan berkeluarga di Banda Aceh.

Arif mengatakan sungai Cimanuk adalah Sungai kehidupan orang Garut, Arif juga tinggal di dataran tingginya, namun Sungai Cimanuk memang melintas di kampungnya. Arif membenarkan kemaksiatan bisa jadi potensi datangnya Bala.

“Tetapi menyebut perzinahan merajalela dan kemaksiatan demikian. Hanya menambah pilu korban banjir”. Tandasnya.

Arif menambahkan kemaksiatan tidak kolektif dilakukan warga seputar Cimanuk. Cerita-cerita ini persis bagaimana cerita tsunami Aceh, banyak yang bertutur di Aceh kemaksiatan merajalela.

Cerita tersebut membuat marah dan pilu bangsa Aceh saat itu.Silahkan bantu warga Garut. jangan kita buka aib sodara kita. Biarkan itu teguran sang kuasa. Biar warga Garut khususnya seputar sungai introspeksi.

“Jika mau jujur, lihat gunung di atas kota sudah berdiri Villa dan hunian wisata. Kayu ditebang untuk lahan wisata Dan lainnya”. Tambahnya.

Menurut Arif para relawan yang bantu Garut, silakan bantu. Sampaikan fakta bencana bukan cari dalil Qur’an. Ingat Korban bencana perlu segera ditangani.
“Anda jangan bicara soal penyebab bencana, Relawan model begitu yang menyebar aib sesama, silakan tinggalkan Garut!”. Tegasnya (*)

Orang Gila Salat, Ramai di Medsos

KOTA, (GE).- Peristiwa langka terjadi di samping Masjid Agung Garut. Tepatnya hari Jumat (5/82016), seorang berpenampilan kumal melakukan gerakkan salat. Peristiwa tersebut sempat menjadi tontonan orang banyak bahkan ada juga yang mengabadikan melalui photo telpon selulernya.

Orang gila yang melakukan gerakkan salat ini disebarkan melalui media sosial facebook melalui akum M. Miftah Farid. Melalui akunnya ia menuliskan. “Apa pendapat anda Kejadian langka
Ini terjadi ddaerah garut depan masjid agung waktu shalat jumat tgl 05, 08, 2016
Siapa yg gila yg shalat at yg tidak shalat”

Setelah di upload beberapa waktu muncul tanggapan beragam. Salah satunya akun Ajat sudrajat menurutnta “Jika itu orang gila. Yg gila aja sholat. Yg ngaku normal??? Yg gila aja udah sholat yg masih normal jangan lupa sholat”.

Akun lainnya, R. Diky : Subhanallah seharusnya di perhatikan itu andaikan sy di garut mungkin sy kasih baju”

Postingan tersebut terus mendapatkan perhatian. Akun lainnya ikut berkomentar Si Cikal : “Jaman sekarang memang sdah kebalik justru yang dianggap waras bnyak yg gila tpi yang dianggap gila justru itulah yang waras”.

Lalu bagaimana menurut Anda para netizen melihat photo ini. Apakah Anda tergugah ubtuk melaksanakan kewajiban salat lima waktu?

Emang Enak, Aksi Demo AMPG Dijawab Tantangan Bupati Via Facebook

KOTA, (GE).- Aksi ratusan massa yang tergabung ke dalam Aliansi Masyarakat Garut (AMPG), melakukan aksi unjukrasa di halaman DPRD Garut. Mereka menyampaikan mosi tidak percaya terhadap kepemimpinan Bupati Garut, Rudy Gunawan.

Saat aksi berlangsung, Bupati Garut, Rudy Gunawan sedang berada di Inggris guna menghadiri wisuda anaknya. Namun meski bupati sedang tidak ada di tempat ia memberikan pernyataan melalui akun facebook milik anaknya dengan akun “Dharma Gunawan”.

Berikut pernyataan Bupati Garut, Rudy Gunawan yang dirilis di akun facebook Dharma Gunawan :

TANGGAPAN BUPATI GARUT TERKAIT MOSI TIDAK PERCAYA

Sedangkan mengenai mosi tidak percaya yang disampaikan pendemo, itu silahkan saja, karena jabatan saya adalah jabatan politik, tentu ada lawan politik. Dan mosi tidak percaya ini dapat dibuktikan dalam pilkada kelak, mana yang lebih banyak yang percaya atau yang tidak percaya.

Tentu alangkah baiknya dilakukan dialog untuk menuntaskan apa yang dimasalahkan. Tentu yang dimasalahkan tersebut adalah semata-mata untuk kepentingan masyarakat Garut bukan untuk kepentingan Pribadi.

Tentang tuntutan mundur, harus sesuai undang-undang karena saya dipilih oleh 50% lebih masyarakat Garut bukan oleh seratusan orang yang hari ini berdemo.

Saya dan dr. Helmi beserta seluruh SKPD dengan dukungan dan pengawasan DPRD akan terus konsisten melaksanakan RPJMD 2014 -2019 diantaranya Kemantapan Jalan Kabupaten 95 %, Pembangunan Jalan bypass Baru 60 KM, Pembuatan Pasar Gratis untuk pedagang di Pasar Rakyat, Pembangunan GOR, Penataan dan Pengendalian Banjir Perkotaan, Kebersihan kota, Infrastruktur Dasar, Dakwah bersama ormas-ormas Islam, Membuka Lapangan Pekerjaan, Peningkatan Pelayanan Kesehatan dan Pendidikan yang Berkualitas. Tentu banyak lagi janji-janji politik kepada rakyat yang belum bisa di implementasikan.

Selanjutnya kam meminta semua masyarakat melakukan pengawasan terhadap pelaksanaan pembangunan dan melaporkannya kepada penegak hukum setiap ada dugaan pelanggaran, tentu dengan melampirkan bukti-bukti yang valid dan benar.

Demikian penjelasan kami, terima kasih (Rudy Gunawan – Bupati Garut). (Farhan SN)***