Sempat Dicari Karena Lama Belum Pulang, Warga Pameungpeuk Ini Ditemukan Tewas Mengambang di Kali Cigulampeng

GARUT, (GE).- Diduga terjatuh kemudian tercebur ke kali, Ajang Sopandi (38), warga Kecamatan Pameungpeuk ditemukan mengambang sudah tak bernyawa. Saat ditemukan Jumat (20/1/2017) pagi, di kali Cigulampeng, Kampung Cilongkrang, Desa Suci, Kecamatan Karangpawitan, Kabupaten Garut, kondisi jasad Ajang sudah mengeluarkan bau tak sedap. Disamping itu, di jasad kepala korban juga ditemukan beberapa luka di kepalanya yang diduga akibat benturan.

Dari informasi yang dihimpun Tim GE, korban merupakan warga dari Kecamatan Pameungpeuk, Kabupaten Garut. Namun, sudah satu bulan terahir ini ia tinggal bersama saudaranya yang rumahnya tidak jauh dari lokasi ditemukannya jasad korban.

Ade Komarudin (40) salah seorang tetangga korban, menyebutkan, dua hari sebelumnya korban tidak pulang ke rumah, bahkan pihak keluarga dan tetangga sempat mencarinya.

“Sebelumnya, dia (Almarhum/red.) tidak pulang ke rumah. Kamipun sempat mencarinya. Namun tadi kami dapat informasi, ternyata dia sudah meninggal. Kalau dilihat dari lukanya, sepertinya dia jatuh dan kepalanya terbentur batu,” ” ungkapnya.

Penemuan mayat tersebut, sempat mengganggu arus lalu lintas jalur Tasikmalaya-Bandung. Beberapa petugas, baik dari Polsek, Koramil Karangpawitan yang dibantu petugas dari Polres Garut sempat mengatur arus lalulintas dari kedua arah.

Kapolsek Karangpawitan, Kompol Budiman menjelaskan, korban ditemukan oleh warga sudah tak bernyawa di kali Cigulampeng, dibawah rumah warga di kawasan industri kulit.

“Untuk sementara yang saya tahu informasinya seperti itu. Makanya untuk mengetahui penyebab kematian korban. Jasad korban pun langsung dibawa ke RSUD dr. Slamet Garut untuk pemeriksaan lebih lanjut,” ungkapnya. (Kim)***

Editor: Kang Cep.