Mengangkat Budaya Garut ke Layar Kaca, “Kampung Kendang” Mulai Tayang Malam Ini

GARUT, (GE).- Sinetron Komedi (Sitkom) Kampung Kendang yang menampilkan indahnya alam dan budaya Kabupaten Garut, mulai tayang perdana di salah satu TV swasta Indonesia, malam ini, Kamis (15/2/2017). Sinteron yang digagas Aris Nugraha ini pembuatannya mengambil lokasi di Kampung Cilame, Kecamatan Tarogong Kaler, Kabupaten Garut.

Nama-nama tenar, semisal Joe Padhyangan, Daan Padhyangan, Kang Iyang, serta sejumlah artis lainnya, ikut membintangi Sitkom Kampung Kendang ini.

Dalam ceritanya yang penuh dengan gelak tawa, Sinetron Kampung Kendang, diperkirakan akan menjadi salah satu Sinteron, yang digandrungi oleh masyarakat. Disamping itu, sonetron ini juga dinilai mengandung banyak edukasi serta menginspirasi berbagai kalangan.

Salah satu tokoh Kabupaten Garut, Yudi Nugraha, mengatakan, merasa bangga Sitkom Kampung Kendang, seluruh proses pengambilan gambar mengambil daerah yang ada di Kabupaten Garut. Yang mana bisa mengangkat pariwisata, budaya, inferatruktur serta kehidupan masyarakat Garut.

” Jelas akan terangkat nama baik Kabupaten Garut, termasuk diseluruh bidang, baik wisata, budaya dan kehidupan masyarakatnya,” tuturnya, Kamis (16/2/2017).

Selain mengambil lokasi syuting di Kabupaten Garut, Aris Nugraha, yang juga kelahiran Kabupaten Garut, ikut melibatkan bintang-bintang asal Kabupaten Garut, untuk bermain dalam Sitkom Kampung Kendang tersebut.

” Ini sebuah penghargaan yang sangat besar bagi Kabupaten Garut dan harus bangga memiliki seorang Aris Nugraha dalam membuat Sitkom mengangkat Garut,” tandasnya.

” Budaya Garut dan keindahan alamnya akan diketahui oleh semua orang yang berada di Indonesaia, sehingga jelas akan membawa dampak postif bagi Kabupaten Garut,” ungkapnya.

Rencananya, Sitkom Kampung Kendang akan tayang sebanyak 200 Episode. Namun untuk tahap pertama akan tayang sebanyak 30 Episode. Setiap episodenya Sitkom yang menceritakan kehidupan kepolosan masyarakat desa, khususnya mengangkat bidang pertanian.

Dirinya juga mengimbau pada seluruh pihak yang ada di Kabupaten Garut, untuk tidak ketinggalan menyaksikan Sitkom Kampung Kendang, yang tayang setiap pukul 19.00 WIB mulai senin sampai Kamis. (Memphis)***

Editor: Kang Cep.

” Kampung Kendang ” Sebuah Kearifan Budaya Lokal Garut yang Siap Diangkat ke Layar Kaca

KEMASYHURAN kota Garut tak diragukan lagi, mulai dari produk panganan tardisional dodolnya yang legit, batu akiknya yang mendunia, beberapa kawasan wisatanya nan eksotik, hingga warisan budaya leluhurnya yang melegenda.

Dengan segala potensinya yang ada, kini para sineas nasional kembali menjadikan kota Garut sebagai bahan karya seni visual, salah satunya dengan mengangkat kearifan budaya lokal . Rencananya, pembuatan sinema elektronik (sinetron) yang akan ditayangkan di salah satu TV swasta ini akan mengambil gambar secara utuh dari kota Garut.

Lokasi pembuatan sinetron yang berjudul ” Kampung Kendang ” ini sendiri dilaksanakan di Kampung Cilame, Desa Sukajadi, Kecamatan Tarogong Kaler. Alasan pengambilan lokasi di kampung tersebut merupakan salah satu lahan pertanian yang memiliki pemandangan yang indah.

” Kami sengaja pembuatan sinetron ” Kampung Kedang ” dilakukan di Kota Garut. Soalnya berdasarkan hasil survei, Garut merupakan salah satu kota permai,” ungkap Fabian Riza, sutradara sinetron ” Kampung Kendang “, saat ditemui di lokasi shooting, Sabtu (17/12/2016).

Diungkapkannya, selain mengambil tempat di Kabupaten Garut, hampir semuanya pemainnya berasal dari Garut, termasuk pihaknya juga melibatkan para tokoh Kabupaten Garut, yang memang telah mengangkat nama baik Kota Intan.

“Salah satu tokoh Garut yang kami libatkan sebagai pemain yakni Yudi Nugraha, yang merupakan juragan batu akik. Kami ingin mengangkat seluruh potensi yang dimiliki Kabupaten Garut, yang mana segala produk yang dimiliki Garut akan terangkat dengan sinetron yang sedang kami garap,” jelasnya.

Menurutnya, pembuatan sinetron kebanyakan mengambil daerah kota-kota besar. Namun kali ini pembuatan sinetron yang baru dilakukan di daerah. ” Kalau kami ingin mengangkat daerah Garut, apalagi seluruh pimpinan mulai dari produser, sutradara dan kebanyakan pemain berasal dari Kabupaten Garut,” tukasnya.

Cerita sinetron sendiri, keseluruhannya berkaitan dengan pertanian. Jelas sangat tepat kalau Garut dijadikan sebagai salah satu kota untuk mengangkat Indonesia Permai.

” Kalau sinetron preman pensiun sudah mengangkat nama baik Garut, walaupun lokasi shooting-nya di Bandung, tetapi Kampung Kendang justru seluruh pengambilan adegan akan dilakukan di Garut,” jelasnya.

Rencananya untuk tahap awal akan digarap sebanyak 30 episode terlebih dahulu dari rencana 300 episode. Keseluruhan episode akan mengambil adegan di Kota Garut. (Memphis)***

Editor: Kang Cep.