Dedi Hasan Nyatakan Siap Bertarung di Pilkada Garut 2018

TARKAL, (GE).-  Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat dari Fraksi PDIP, Dedi Hasan Bahtiar menyatakan siap untuk maju dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Garut 2018 mendatang jika memang direkomendasikan oleh partainya. Demikian, Dedi Hasan, menanggapi wacana yang dilontarkan salah satu kader senior PDIP Garut sebagaimana dilansir beberapa media beberapa hari terakhir, yang akan membidik dirinya untuk dijagokan dalam Pilkada mendatang.

“Sebagai kader partai, jika memang direkomendasikan oleh partai untuk maju ke pilkada, Insya Alloh saya siap. Jika itu nantinya terjadi, artinya itu merupakan tugas partai yang harus kami laksanakan¬† dan kami sukseskan. Ini wajib,” ujar Hasan kepada wartawan, di salah satu rumah makan di bilangan Tarogong Kaler, Minggu, (1/5).

Menurut Hasan, sebagai partai, tujuannya adalah untuk memenangkan kekuasaan melalui jalur konstitusional. Jadi, kata Hasan, wajar jika PDIP berusaha untuk menang dalam kontestasi politik, dan memperjuangkan kadernya agar bisa duduk di legislatif, eksekutif maupun lembaga lainnya.

“Namanya juga partai politik, salah satu tujuan utamanya adalah untuk bisa merebut kekuasaan dengan cara konstitusional, untuk selanjutnya didistribusikan kekuasaan tersebut bagi peningkatan kesejahteraan rakyat sesuai platform partai. Demikian juga PDIP, juga harus seperti itu. Jadi buat saya, ya harus siap, untuk memperjuangkan amanat partai, apapun bentuknya,” imbuh mantan anggota DPRD Garut dua periode, 2004-2014 ini.

Hasan mengakui, Pilkada Garut memang relatif masih cukup lama, namun bukan berarti pernyataan ini terlalu dini. Hal itu, kata dia, karena justru dengan wacana yang dibangun cukup lama nantinya akan lebih leluasa melakukan langkah langkah untuk soliditas di internal partai. “Saya kira tak ada istilah terlalu dini, pembinaan justru harus dilakukan jauh jauh hari,” ungkapnya.

Ditanya apa yang akan dilakukan dengan dimunculkan namanya dalam wacana bursa calon dalam Pilkada mendatang, Hasan menyatakan akan terus melakukan komunikasi dengan semua elemen, baik di internal maupun kekuatan kekuatan di luar partai. Dan itu bukan semata mata untuk kepentingan pemilu atau pilkada saja, tapi memang merupakan kewajiban untuk membesarkan partai.

“Saya akan terus berkomunikasi dan konsolidasi dengan pihak pihak strategis, baik internal maupun eksternal partai. Dan yang tak kalah penting, walaupun secara individu para fungsionaris partai telah menyebut nyebut nama saya dianggap layak direkomendasi oleh partai, saya berterima kasih. Tapi proses untuk itu masih sangat panjang,” katanya.

Sebelumnya, sempat diberitaka n, pernyataan Bendahara DPC PDIP Garut, Dikdik Darmika dan Sekretaris yang juga Ketua Fraksi PDIP DPRD Garut, yang menyebutkan Dedi Hasan adalah figur yang kelak layak diusung oleh partai dalam Pilkada Garut 2018 mendatang. “Dilihat dari track rekor politiknya, Dedi Hasan, saya kira layak untuk direkomendasikan,” kata Dikdik. (Slamet Timur).***

PDIP Garut Jagokan Dedi Hasan Maju di Pilkada 2018

KOTA, (GE).- Dinamika politik di Kabupaten Garut bisa dibilang selalu terasa energic. Kendati Pemilihan Kepala Daerah (PILKADA) masih cukup lama, yakni masih sekitar dua tahun ke depan, wacana munculnya figur calon Bupati mendatang sudah mulai diperbincangkan.

Beberapa partai politik kini mulai bisik bisik membicarakan figur mengenai sosok yang akan diusung untuk menduduki kursi Garut satu. Hal ini juga terjadi di tubuh Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Garut.

Salah seorang politisi senior PDIP Garut, Dikdik Darmika, saat ditemui di kediamannya  di Kp. Sanding, Garut Kota tampak antusias membicarakan harapannya agar partainya bisa meloloskan kadernya menjadi orang nomor satu di Kabupaten Garut melalui Pilkada 2018 mendatang.

“Sebagai partai besar yang secara nasional menjadi pemenang pemilu dan menjadi penguasa, wajar jika kami berkeinginan agar kader kami mampu menduduki kursi Garut satu,” kata Dikdik, usai rapat persiapan kegiatan HUT Partai Moncong Putih, dirumahnya, Kamis, sore (28/4).

Ketika didesak mengenai nama yang kelak akan diusung, Dikdik mengaku belum ada kepastian siapa yang akan dijagokan nanti. Karena menurutnya, mekanisme untuk sampai pada keputusan siapa yang akan dipercaya partai untuk maju sebagai calon dalam Pilkada sangat panjang, dan sekarang ini belum waktunya. Namun demikian secara diplomatis, Dikdik telah mengisyaratkan kemungkinan salah seorang kader yang track record kariernya dia nilai cukup bagus dan layak duduk di pucuk pimpinan di eksekutif.

“Sejauh ini saya melihat salah satu kader cukup baik dan layak kami usung. Dia telah berkiprah di legislatif cukup lama. Dua periode di DPRD Garut, dan saat ini dia menjadi wakil Garut di DPRD Provinsi,” ujarnya sambil tersenyum.

Ketika ditanya apakah yang dimaksud adalah Dedi Hasan Bahtiar, anggota DPRD Jawa Barat Dikdik mengamininya. Namun demikian, kata Dikdik, segala kemungkinan masih bisa terjadi, mengingat waktu menuju pilkada masih lumayan lama.

“Yang lain juga punya kesempatan yang sama untuk menunjukkan bahwa dirinya layak untuk diusung oleh partai. Hanya saja, sampai sejauh ini, secara pribadi saya cenderung melihat dia sebagai yang paling punya kans untuk kita usung,” kata Dikdik yang juga Bendahara DPC PDIP Garut ini.

Pada bagian lain, Dikdik mengemukakan, pihaknya kini sedang lebih berkonsentrasi untuk persiapan kegiatan dalam Hari Ulang Tahun partai yang akan digelar bulan Mei ini. Beberapa kegiatan yang akan dilaksanakan. Diantaranya adalah, pesta bahari di Garut Selatan, sedangkan puncak kegiatan akan dilaksanakan akhir bulan Mei di Garut Kota dengan pertunjukan wayang golek dan hiburan lainnya.

“Hari jadi PDIP memang seharusnya tanggal 10 Januari kemarin, namun karena waktu itu bersamaan dengan Musyawarah Nasional (Munas) Partai, jadi kegiatan baru kami laksanakan bulan Mei ini. Kami berharap ini menjadi momentum konsolidasi kader, untuk soliditas partai ke depan,” pungkas Dikdik. (Slamet Timur)***