Meuli Culik

KULANTARAN hayoh diwewelan berita penculikkan, barudak leutik sarieuneun kaluar ti imah. Tapi aya hiji budak rada wanian, budak awewe toboy. Manehna mah hayoh we kururilingan.

“Ieuh… ku euweuh kasieun ari maneh!” ceuk Mang Uha ka budak eta.

“Naha make kudu siseun Ki, da sarua culik ge jelema!” kitu jawab budak euweuh karingrang.

“Rek kamana ayeuna?” ceuk Mang Uha deui.

“Neangan tukang dagang. Hayang jajan!” tembal si budak.

Keur kitu datang tukang cilok.

“Cilok…cilok…cilllllok haneut yeuh!” ceuk tukang cilok nawarkeun dagangan.

Budak tomboy curinghak. Langsung ngajorowok.

“Mang! Meuli culik diplastikan sarebueun!” ceuk si tomboy teu kireum-kireum.

“Meser naon Neng?” ceuk tukang cilok nyidikkeun.

“Ehhhh… dasar torek tukang dagang teh. Meuli culik sarebueun, ladaan sing loba. Kana plastikeun!” si tomboy nyoroscos.

Tukang cilok ngorowekan ceuli, bisi salah denge!

“Naha bet meuli culik!” ceuk tukang cilok bari kerung.

“Ehhhh.. kucloba omong tukang dagang teh, buru-buru ladangan culikna. Bisi kaburu aya cilok!” ceuk si tomboy  asa teu boga dosa.

“Ieu mah pasti gara-gara budak teh loba lalajo yusup (maksudna mah youtobe/red)!” gerendeng tukang cilok bari terus ngaladangan. (Kang Oni)***

Nyaris Dihakimi Massa, Wanita Disangka Culik Ternyata Pasien Poli Jiwa RSU. dr. Slamet

GARUT, (GE).- Warga Kecamatan Sukawening digegerkan oleh seorang wanita yang diamankan Polsek Sukawening. Wanita berkerudung itu dituding penculik anak oleh warga setempat.

Untuk menghindari amukan massa, jajaran Polsek Sukawening akhirnya mengamankan wanita yang belakangan ini diketahui namanya Nengsih alias eneng. Bahkan untuk menghindari kejadian yang tidak diinginkan, Nengsih dievakuasi ke Mapolres karena massa yang datang ke Mapolsek Sukawening semakin berjubel.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, “GE”, Nengsih merupakan anak Mii (80). Nengsih sudah bercerai sejak 13 tahun yang lalu. Ia memiliki seorang anak yang masih duduk di bangku SMP.

surat keterangan bukti sedang berobat di Poli Jiwa RSUD dr. Slamet Garut.*

“Dia bukan culik. Tapi pasien Poli Jiwa RSU. dr. Slamet Garut. Meninggalkan rumah sudah tiga minggu yang lalu,” ujar Bidang Advokasi P2TP2A Garut, Nita K Wijaya, Jumat (24/3/2017).

Menurut nita, Nengsih menderita sakit jiwa sejak setahun yang lalu. Berdasarkan pemeriksaan dokter, Nengsih menderita keterbelakangan mental.

Diberitakan sebelumnya, Halaman Markas Kepolisian Sektor (Mapolsek) Sukawening, Kabupaten Garut, Jawa Barat, mendadak dipenuhi kerumunan warga yang ingin melihat langsung seorang terduga pelaku tindak penculikan yang berhasil ditangkap jajaran Polsek Sukawening, Kamis (23/3/17) sore.

Seorang perempuan paruh baya, terpaksa digelandang polisi setelah sebelumnya tertangkap tangan diduga hendak melakukan tindak penculikan terhadap Mia (12) asal Kampung Tegal Awi, Desa Sukamukti, Kecamatan Sukawening. (Farhan SN)***

Jajaran Polsek Sukawening Amankan Terduga Pelaku Penculikan. Bagaimana Ceritanya?…

GARUT, (GE).- Halaman Markas Kepolisian Sektor (Mapolsek) Sukawening, Kabupaten Garut, Jawa Barat,  mendadak dipenuhi kerumunan warga yang ingin melihat langsung seorang terduga pelaku tindak penculikan  yang berhasil ditangkap jajaran Polsek Sukawening, Kamis (23/3/17) sore.

Seorang perempuan paruh baya, terpaksa digelandang polisi setelah sebelumnya tertangkap tangan diduga hendak melakukan tindak penculikan terhadap Mia (12) asal Kampung Tegal Awi, Desa Sukamukti, Kecamatan Sukawening.

WANITA paruh baya yang belum diketahui identitasnya diduga sebagai pelaku penculikkan. (Donimelodisurya/GE)***

Menurut salah seorang saksi mata yang enggan disebutkan namanya, awal kejadian bermula ketika terduga saat itu hendak menarik paksa tangan korban yang kala itu tengah bermain. Kemudian menyeretnya menuju ke tepi jalan.

“Beruntung ketika itu korban terus berontak hingga berhasil melepaskan diri dengan menyisakan luka paksa di pergelangan tanganya,” katanya.

Tangis dan teriakan korban saat itu sontak mengundang kerumunan warga yang dengan cepat mengamankan tersangka dan menyerahkanya ke Polsek Sukawening.

Saat diperiksa di Polsek, tersangka lebih memilih diam, tidak banyak memberikan keterangan. Bahkan , ketika ditanya identitas, aa hanya menunduk dan menggelengkan kepala.

Kabar ini secepat kilat membuat geger warga sekitar yang datang berkerumun di halaman Mapolsek Sukawening . Hingga berita ini diturunkan, terduga tindak penculikan yang belum diketahui identitasnya itu diamankan ke Mapolres Garut guna kepentingan penyelidikan. (Donimelodysurya/GE)***

Editor : SMS