Posisi Sekda Masih Aman, 14 Camat Terancam Diturunkan

GARUT, (GE).- Meski sudah menjabat lebih dari lima tahun, namun posisi Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Garut yang diduduki, Iman Alirahman dipastikan aman hingga tahun 2019. Kepastian itu disampaikan Bupati Garut Rudy Gunawan usai menghadiri acara pembukaan sosialisasi gerakan masyarakat sehat di Pendopo.

“Pa. Iman akan masih menjadi Sekda sampai 1 Juli 2019. Patokan saya ke situ aja,” ujar Bupati, Selasa (01/8/17).

Jadi sampai saat ini, kata Rudy, jika ada isu telah melakukan penjaringan itu tidak benar. Pasalnya, jabatan Sekda masih panjang.

Menurut hemat Rudy, kinerja Sekda dinilai sangat baik. Apa lagi beberapa prestasi seperti penghargaan Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) mampu diraihnya saat Iman menjabat.

Namun menurutnya, bisa saja jabatan Sekda akan ada pergantian jika yang bersangkutan mengundurkan diri. Namun sampai saat ini dirinya belum menerima surat pengunduran diri dari Iman Alirahman.

“Sampai saat ini belum ada penjaringan. Bahkan calon pengganti dari dalam pun belum ada yang muncul,” katanya.

Rudy menginginkan, siapa pun calon Sekda yang akan menggantikan posisi Iman Alirahman harus orang yang memiliki kompetensi di tingkat provinsi. Tujuannya agar bisa bekerjasama dengan baik dengan pucuk pimpinan di Garut.

Jika posisi Sekda telah dinyatakan aman, lain halnya dengan posisi 14 camat yang dalam waktu dekat akan dievaluasi oleh bupati. Bahkan bupati mengatakan akan memberhentikan camat yang bersangkutan jika tak memenuhi target dan tidak menempuh jenjang pendidikan yang telah ditentukan.

“Salah satu camat yang sedang dievaluasi yaitu Kecamatan Cikajang. Masih banyak lagi camat lainnya. Pokoknya tak kurang dari 14 Camat,” ungkapnya.

Dari 14 Camat yang dievaluasi nantinya akan ada yang diturunkan atau dilakukan pembinaan. Camat yang akan dievaluasi merata di 42 kecamatan termasuk yang ada di wilayah perkotaan.

Selain itu, jabatan Kepala Dinas pun tak luput dari evaluasi besar-besaran yang dilakukan oleh Rudy Gunawan. Setelah Kadisdik yang diberhentikan akan ada Kadis lain yang dievaluasi. Termasuk Kadis yang sudah menjabat lebih dari tiga tahun. (Farhan SN)***

Tangan Dingin Asep Harsono Siap Poles Potensi Cihurip

NAMA Asep Harsono HS, S.Sos.,M.Si., bagi sebagian warga Garut Selatan sagatlah familiar, terlebih saat dirinya memimpin Kecamatan Pamulihan. Ketika memimpin Kecamatan Pamulihan, Camat Asep yang aktif surfing di media sosial ini kerap diidentikan dengan destinasi wisata Curug Sanghiyang Taraje yang eksotis. Disamping itu, Kinerja Asep Harsono dalam membangun Pamulihan tak diragukan lagi. Terbukti, dengan polesan tangan dinginnya sejumlah infrastruktur di salah satu kawasan selatan Garut ini berhasil ditatanya dengan rapi dan sukses.

Namun, kinerja Asep Harsono yang mumpuni tersebut ternyata tidak serta merta membuat Rudy Gunawan, Bupati Garut memberikannya “ganjaran” yang setimpal. Bahkan, di awal tahun 2017 Asep mendapatkan “kado istimewa” dari Bupati Garut, yakni dipindahtugaskan ke salah satu Kecamatan di ujung selatan Garut, yakni Kecamatan Cihurip. Cihurip boleh dibilang sebuah wilayah “Pasisian” yang oleh sebagian orang dinilai minim potensi.

Namun demikian, bagi Asep, sebagai abdi negara yang baik itu harus siap dimana pun ditempatkan. Termasuk di kawasan “Pasisian.” Asep bertekad akan membangun Cihurip dan mengeksplorasi segala pontensi yang ada di Cihurip.

“Alhamdulillah, jabatan ini amanah yang harus dijaga sebaik mungkin. Dimanapun ditugaskan, sebagai abdi negara yang baik saya harus siap. Termasuk di Pasisian.” Tandasnya.

Beberapa hari usai sertijab Camat Pamulihan, Asep langsung memimpin rapat koordinasi (Rakor) Pimpinan Tingkat Kecamatan. Rakor ini dilaksanakan dalam rangka penajaman visi, misi dan arah kebijakan pembangunan untuk akselerasi pencapaian tujuan organisasi. Dalam Rakor tersebut dihadiri Forkopimcam/ Muspika, 15 kepala UPT dan para kades.

“Mungkin Cihurip butuh tangan dingin saya. Insya Alloh, semoga Cihurip segera tercerahkan. Semoga Allah SWT memberkahi kita semua” tegas Asep, melalui broadcast nya, belum lama ini.

Belum genap sebulan memimpin Kecamatan Cihurip, sudah menunujukan kinerja apiknya yang cepat dan tepat. Sediktinya ia mulai membenai dua infrastruktur sekaligus, yakni penghotmikan jalan dan pembangunan Puskesmas pembantu (Pustu) Desa Cisangkal.

“Semoga dalam tempo 2 minggu penghotmixan ruas jalan kabupaten yang menghubungkan Cihurip-Singajaya ( Lokasi Amlong, Cihurip) bisa selesai segera. Sehingga jadi multipolar effect yang mendorong kesejahteraan masyarakat,” ungkapnya. (ER)***

Ruas Jalan Penghubung Dua Desa Kini Mulus Dihotmix, Camat Pamulihan: Kami Menunggu “Action” Binamarga Selanjutnya

PAMULIHAN,(GE).- Pembangunan infrstruktur di kawasan Kecamatan Pamulihan, Kabupaten Garut terus digenjot. Setelah sukses meerealisasikan beberapa ruas jalan di pedesaan dan menata beberapa kawasan wisata potensial, baru-baru ini Kecamatan Pamulihan yang dipimpin Camat muda berkarakter, yakni Asep Harsono, HS, S.Sos, M.Si., kembali merealisasikan pengaspalan ruas jalan kabupaten penghubung dua desa.

“Alhamdulillah berkat do’a yangg telah bersama kita panjatkan, serta kerjasama masyarat bersama pemerintah, ruas jalan kabupaten yang menghubungkan Desa Linggarjati, Kecamatan Pamulihan 600m dengan Desa Wangunjaya, Kecamatan Pakenjeng 400m, tepat Rabu Malam (10/8/2016) kemarin, Pukul 21.00 wib selesai dihotmix. Langkah kecil awal lompatan besar. Kami menunggu “Action” pihak Binamarga selanjutnya,” tutur Asep, dalam kiriman broadcast nya. Jumat (12/8/2016)

Diungkapkannya, agenda pembangunan pengaspalan jalan dengan sistem hotimix ini akan terus dilakukkan. Rencanannya, ruas jalan dari Desa Pakenjeng-Pasir limus, Desa Garumukti sepanjang 5 Km diperkirakan akan terselesaikan pada akhir Agustus 2016.

“Do’a dari masyarakat, serta sinergitasnya adalah ruh kami dalam menjalankan pembangunan ini. Do’a dari semua pihak selalu kami harapkan, tentunya. Semoga Visi Misi Kabupaten Garut di Pamulihan tahun 2017 bisa terealisasikan dengan optimal.” Harap Asep, seraya menebar senyum ramahnya. (ER)***