Tiga Siswa SMPN 4 Garut Gondol 9 Medali di Ajang Porkab

GARUT, (GE).- Siswa SMPN 4 Garut terus mengukir prestasi. Belakangan ini, siswa dan siswi terbaik SMPN 4 Garut mampu berbicara banyak di kancah Pekan Olahraga Daerah (Porda) Kabupaten Garut.

“Alhamdulilah pada ajang Porkab kemarin peserta didik kami bisa meraih sembilan penghargaan. Medali terbanyak diraih pada ajang Cabor tenis meja,” ujar Kepala SMPN 4 Garut, Burhan, S. Pd kepada “GE” saat ditemui di ruang kerjanya, Selasa (21/2/2017).

Menurut Burhan, tiga orang siswanya itu masing-masing, Andre Kristian Gunaya (13) bertanding pada Cabor tenis meja, Dita Puspita Sari (12) Cabor tenis meja dan Hibar Cahaya Ramadhan (11) Cabor atletik jalan cepat. Untuk Cabor tenis meja Andre menggondol 4 emas, Dita membawa 1 emas tiga perunggu dan Hibar menambah 1 koleksi emas yang dibawa pulang SMPN 4 Garut.

Burhan berharap, prestasi yang telah diraih putra putri terbaiknya ini bisa ditiru oleh siswa lainnya. Tujuannya agar ke depan SMPN 4 Garut bisa terus menelurkan para siswa berprestasi baik di bidang akademik mau pun non akademik.

Sementara itu, Andre Kristian Gunaya, mengaku perhelatan Porkab tahun ini cukup kompetitif. Banyak pemain berbakat lainnya yang bermunculan. Sehingga untuk mendapatkan emaspun dirasakan cukup sulit.

“Kemarin saya final dengan Kecamatan Garut Kota. Lawannya hebat, saya sempat kalah satu set. Namun berkat dukungan dan persiapan yang matang, saya bisa menang,” ucapnya.

Andre mengaku, bisa meraih empat emas. Tentunya keempatnya diraihnya dengan jerih payah dan tekanan tensi pertandingan.

Sementara itu, Dita, mengungkapkan keberhasilannya dalam meraih prestasi di ajang Porda tentunya berkat dukungan semua pihak. Termasuk dukungan sekolah yang telah memberikan dukungan baik moril maupun materil dalam setiap pertandingan yang diikutinya.

“Saya berharap dukungan seperti ini. Tujuannya agar saya lebih bersemangat dalam meraih prestasi,” harapnya.

Ungkapan senada disampaikan Hibar, menurut anak berpostur jangkung ini dukungan sangat diharapkan terutama bagi atlet muda seperti dirinya. Sekecil apa pun dukungan dan penghargaan akan menjadi pelecut untuk kemajuan prestasinya.

“Alhamdulilah dukungan cukup bagus. Sehingga saya bisa juara,” ujarnya dengan gaya tenang khas dirinya.

Hibar berharap ke depannya, ia bisa menjadi atlet nasional dan bisa mengharumkan nama Garut. Ia yakin kemampuan lari cepatnya bisa jadi modal untuk meraih sukses di kemudian hari. (Farhan SN)***

SMPN 4 Garut Juara O2SN Jabar Cabang Tenis Meja

SEKOLAH Menengah Pertama Negeri (SMPN) 4 Garut telah memasuki masa keemasannya. Berbagai prestasi telah diraih sekolah baik di tingkat kabupaten, provinsi dan nasional.

Baru-baru ini, Andre Cristian Gunaya, kembali mencatatkan nama dalam raihan rentetan prestasi SMPN 4 Garut. Siswa kelas VII ini, berhasil menjadi juara tingkat Provinsi Jawa Barat pada ajang Seleksi Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN). Andre berhasil meraih emas setelah mengalahkan lawannya dari Kota Tasikmalaya.

Saat pertandingan final berlangsung, Andre menang mudah dari lawannya dengan skor 3-0. Kedepannya, Andre akan menjadi andalan Jabar dalam perhelatan O2SN di tingkat nasional. Andre optimis akan membawa pulang emas pada ajang O2SN tingkat nasional yang akan dihelat dua bulan ke depan.

Andre mengatakan, meski dalam pertandingan O2SN di tingkat provinsi ia tak menemui kendala berarti, namun latihan di luar pertandingan akan terus dioptimalkan. Pasalnya, pasti akan ada kejutan-kejutan pada pertandingan di tingkat nasional.

Ia berharap dukungan terus mengalir kepda dirinya. Menurutnya, saat ini dukungan penuh baru didapatnya dari pihak sekolah dan PTMSI. Sementara dari Pemkab Garut sendiri belum pernah ia rasakan.

Meski begitu, janji Andre, dirinya akan terus berusaha membawa nama baik sekolah dan Kabupaten Garut. Harapannya, Garut bisa manggung di dunia tenis meja melalui tangan dinginnya.

“Meski kurang diperhatikan saya akan terus berusaha untuk melakukan yang terbaik bagi nama baik daerah dan sekolah,” ujar Andre dengan nada polos khas dirinya saat ditemui di SMPN 4 Garut, Jumat (10/6/2016).

Sementara itu, Kepala SMPN 4 Garut, Burhan, S.Pd., M.Pd, mengatakan keberhasilan Andre dalam meraih prestasi di tingkat provinsi dan even lainnya tak lepas dari dukungan dari berbagai pihak. Ia berharap Andre bisa terus meningkatkan prestasinya sampai cita-citanya menjadi seorang atlet andal bisa terealisasi.

Sebagai penanggung jawab di sekolah, kata Burhan, dirinya berkewajiban terus membimbing dan menyalurkan bakat yang dimiliki Andre. Belum lama ini, SMPN 4 Garut, telah menyediakan tempat latihan khusu para siswanya yang memiliki kepiawaian dalam olah raga tenis meja.

“Sarananya telah lengkap. Papan tenis dan berbagai perlengkapannya telah disediakan. Mudah-mudahan akan muncul Andre yang lainnya,” harap Burhan penuh antusias.

Namun dirinya memiliki harapan kepada pemerintah agar memberikan perhatian lebih terhadap Andre yang memiliki bakat luar biasa. Pasalnya jika Andre dilepas begitu saja, tentunya akan menjadi kerugian besar bagi Kabupaten Garut.

“Saat ini pihak sekolah masih bisa membentengi Andre dari godaan Kabupaten/Kota lain yang ingin merekrut dirinya. Namun jika kondisi ini terus dibiarkan jangan-jangan Andre tergoda dan pindah kependudukan,” katanya.

Belum lama ini, kata Burhan, Kota Tasik, menjadi salah satu daerah yang paling agresif untuk merekrut Andre agar mau pindah. Bahkan Pemkot Tasik mengiming-imingi satu unit rumah dan uang pembinaan. Namun berhasil diredam oleh pihak sekolah.

Jadi, saya berharap Pemkab bisa melihat peluang terkait masa depan Andre di bidang olah raga tenis meja. Sehingga Andre bisa terus membela Garut dalam berbagai even olah raga. (Farhan SN)***