BREAKING NEWS: Berselfie Sambil Berenang, Mahasiswa Unikom Ini Tenggelam Digulung Ombak Pantai Cikaso Bungbulang

GARUT, (GE).- Berniat mendapatkan hasil foto keren di atas deburan ombak, Aldino Ubaydillah (19) salah seorang mahasiswa Unikom Bandung dinyatakan hilang digulung ombak. Saat kejadian, diketahui mahasiswa naas ini tengah berdarmawisatan bersama sejumlah temannya di kawasan Pantai Cikaso, Desa Sinarjaya, Kecamatan Bungbulang, Kabupaten Garut. Jumat (27/1/2017).

Menurut keterangan saksi mata yang juga teman temannya, sekira pukul 7.00 WIB, pagi, korban hendak mengambil foto (selfie) sambil berenang dengan menggunakan ponselnya. Namun, saat melakukan selfie tiba-tiba ombak membesar dan menggulung Aldino hingga tenggelam.

“Saat itu kami sedang berfoto di Pantai Cikaso, kemudian teman kami (korban.red.) malah berenang sambil berfoto, namun tiba-tiba datang ombak besar. Akhirnya dia terseret hingga tenggelam. Kami sengaja datang ke sini bersama 9 orang untuk berwisata, termasuk Aldi (korban/red.),” ungkap salah seorang teman korban kepada “GE.”

Aldino Ubaydillah (19) mahasiswa Unikom Bandung, yang menjadi korban keganasan ombak pantai selatan ini belakangan diketahui merupakan warga Perum Griya Jatinangor, Sukasari, Kabupaten Sumedang.

Sementara itu, menurut Bripka Mudawan, salah seorang anggota Satpolairut Polres Garut, hingga pukul 15.00 WIB, Jumat (27/1/2017) korban yang ditelan ombak pantai selatan ini belum ditemukan, dan masih dinyatakan hilang.

“Ya, kami masih melakukan pencarian bersama anggota Polsek Bungbulang, anggota Koramil Bungbulang dan dibantu warga setempat. Untuk sementara kami hanya bisa melakukan pencarian di tepi pantai saja karena memang TKP sulit dijangkau perahu. Disamping itu gelombang serta angin laut yang kencang menjadi kendala dalam proses pencarian. Mudah-mudahan korban segera bisa kita temukan .” Jelasnya.

Hal senada disampaikan Kapten CJI Agus Sobur, yang merupakan Danramil Bungbulang. Dilkatakannya, upaya pencarian akan terus dilakukan, setelah cuaca di sekitar pantai membaik.

“Kami akan terus melakukan pencarian, kami menunggu cuaca gelombang bersahabat. Nantinya kita akan melakukan pencarian dengan menggunakan kapal motor,” tandasnya. (Deni-Siti)***

Editor: Kang Cep.

BREAKING NEWS : Kram Kaki Saat Berenang di Situ Cibangban, Seorang Remaja Santri Meninggal Dunia

KARANGPAWITAN, (GE).- Seorang remaja santri tenggelam saat berenang di Situ Cibangban, Kelurahan Karangmulya, Kecamatan Karangpawitan, Kabupaten Garut. Santri remaja ini teridentifikasi bernama Salman Al Ihsan (14), warga Kampung Waas Pojok, Desa Sirnagalih, Kecamatan Bayongbong, Kabupaten Garut, Jawa Barat. Remaja malang ini tenggelam setelah sebelumnya mengalami kram kaki, ketika berenang di Situ Cibangban yang berkedalaman 4 meter.

Kasubag Humas Polres Garut, AKP. Ridwan Tampubolon mengatakan, Salman berenang di lokasi tersebut bersama tiga orang temannya yang juga berstatus sebagai santri, yakni Ajid bin Memen (15), Wildan bin Tamimi (15), dan Rizki (15). Ketiga remaja ini merupakan warga Kampung Lengkongjaya RT 03/04, Kelurahan Lengkongjaya, Kecamatan Karangpawitan.

“Peristiwa tenggelamnya korban terjadi pada Selasa pukul 14.00 WIB siang. Ia tenggelam saat berenang bersama tiga temannya. Informasinya karena kram ketika berenang,” jelas Ridwan, Selasa (23/8/2016).

Mengetahui Salman tenggelam, ketiga temannya ini berupaya mencari pertolongan. Seorang warga sekitar, Ijal bin Abdul (17), langsung mencoba menolong korban yang sudah berada di dalam dasar Situ Cibangban.

“Korban kemudian dievakuasi ke pematang Situ Cibangban. Melihat keadannya yang diduga masih hidup namun dalam keadaan lemas, korban kemudian dilarikan ke RS Nurhayati. Sempat diberi pertolongan, namun setengah jam kemudian korban dinyatakan meninggal dunia,” ungkapnya.

Salman dan ketiga temannya merupakan santri dari Pondok Pesantren Riadul Mubtabi’in, Kampung Cihampelas RT03/04, Kelurahan Lengkongjaya, Kecamatan Karangpawitan. Jarak dari ponpes dengan Situ Cibangban ini sekitar 2 km.

“Tidak ada tanda kekerasan dari jasadnya. Peristiwa ini murni kecelakaan akibat tenggelam saat berenang,” ujarnya. (Tim GE)***