Rektor Uniga, Abdusy Syakur Amin : Saatnya Sektor Pariwisata Menjadi Prioritas Utama Kabupaten Garut

GARUT, (GE).- Rektor Universitas Garut (Uniga), Dr. Ir. H. Abdusy Syakur Amin, M.Eng, menilai, Kabupaten Garut lebih dekat dengan pariwisata dibandingkan dengan industri. Pariwisata, kata Syakur, akan terlihat lebih elegan dan tepat bagi Kabupaten Garut sesuai dengan potensi alam yang dimiliknya dengan limpahan potensi yang eksotis dan berniai jual tinggi.

“Berbicara pariwisata, seharusnya menjadi salah satu prioritas untuk Kabupaten Garut. Sebab, bila berkaca pada sejumlah negara maju, baik Amerika, Jepang dan negara-negara lainnya, mereka tetap tidak melepaskan pariwisata dalam pebangunan negaranya,” kata Syakur saat ditemui di Kantornya  Kompleks Uniga, Kamis (6/4/17).

Sektor pariwisata, ibuh Syakur, memberikan multi player efek yang sangat besar bagi pergerakan roda ekonomi masyarakat jika dikelola dengan benar sesuai target dan perencanaan yang matang.

“Pariwisata ini sama seperti sektor pendidikan. Memberikan banyak manfaat dalam menggulirkan roda perekonimian warga masyarakatnya. Dalam pariwisata, orang mengeluarkan uangnya belanja akomodasi selama berwisata dan terus berskesinambungan. Demikian halnya dengan pendidikan, berapa tahun pelajar atau mahasiswa berada dalam lingkup pendidikan ini, juga memberikan dampak ekonomi bagi warga sekitarnya,” ungkapnya.

Universitas Garut sendiri saat ini telah bersiap diri bekerja sama dengan Sekolah Tinggi Pariwisata Bandung (STP) membuka Program Studi Baru bidang Pariwisata.

“Kita lagi menunggu izin pendirian Program Studi Pariwisata terbit. Mungkin tahun depan, diharapkan izin itu sudah ada sehingga kita bisa mulai berbenah untuk memperkuat Pariwisata Kabupaten Garut di bidang SDM,” ungkap syakur.

Mengembangkan sektor pariwisata bagi Kabupaten Garut, lanjut Syakur, sudah sangat tepat. Namun begitu, pola pikirnya harus berbasis pada pengembangan, bukan sekadar mengejar pendapatan asli daerah.

“Pendapatan dari sektor pajak hotel dan restoran dengan sendirinya akan terus meningkat ketika seluruh asfek yang mendorong perkembangan pariwiasata terus digerakan. Pembangunan infrastruktur wisatanya, termasuk regulasi-regulasi lainya yang akan mendorong orang terus datang berwisata ke Garut,” turutnya.

Syakur mencontohkan, geliat sektor pariwisata yang ada selama ini telah cukup menggerakan sektor lainnya seperti tumbuhnya sektor UMKM makanan dan minuman dengan deretan gerai dan toko oleh-oleh yang juga tumbuh sejalan dengan itu.

“Ini tinggal bagaimana dioptimalkan sedemikian rupa agar terus meningkat dan memberi manfaat yang luas,” tandasnya. (Farhan SN/GE)***

Editor : SMS