Stop! Menyebar Tulisan Kemaksiatan Penyebab Banjir Garut

Oleh, Sidqi Al Ghifari

BANJIR bandang yang menimpa Kabupaten Garut beberapa waktu lalu menciptakan banyak cerita, sudah tentu cerita duka. Bukan cerita duka saja, ada diantara segelintiran orang yang mengolok-olok bencana dahsyat tersebut.

Tidak hanya mengolok-olok, beberapa hari yang lalu ada sebuah Fanspage Facebook yang memuat satu tulisan tentang percakapan antara relawan dan seorang kakek. Dalam tulisan tersebut seorang kakek bercerita bahwa penyebab bencana di Garut adalah banyaknya kemaksiatan, pemerkosaan, zina dan aborsi yang dilakukan masyarakat sekitar.


Fanspage Facebook tersebut bernama Almisky, dan sudah banyak dibagikan 58 kali oleh nitizen. Tulisan tersebut dibantah oleh Arif Ramdan, Dosen Fakultas Dakwah, Universitas Negeri Ar-Raniry Banda Aceh, yang juga pernah menjadi relawan Tsunami Aceh 2004 lalu. Arif asli kelahiran Garut dan kini menetap dan berkeluarga di Banda Aceh.

Arif mengatakan sungai Cimanuk adalah Sungai kehidupan orang Garut, Arif juga tinggal di dataran tingginya, namun Sungai Cimanuk memang melintas di kampungnya. Arif membenarkan kemaksiatan bisa jadi potensi datangnya Bala.

“Tetapi menyebut perzinahan merajalela dan kemaksiatan demikian. Hanya menambah pilu korban banjir”. Tandasnya.

Arif menambahkan kemaksiatan tidak kolektif dilakukan warga seputar Cimanuk. Cerita-cerita ini persis bagaimana cerita tsunami Aceh, banyak yang bertutur di Aceh kemaksiatan merajalela.

Cerita tersebut membuat marah dan pilu bangsa Aceh saat itu.Silahkan bantu warga Garut. jangan kita buka aib sodara kita. Biarkan itu teguran sang kuasa. Biar warga Garut khususnya seputar sungai introspeksi.

“Jika mau jujur, lihat gunung di atas kota sudah berdiri Villa dan hunian wisata. Kayu ditebang untuk lahan wisata Dan lainnya”. Tambahnya.

Menurut Arif para relawan yang bantu Garut, silakan bantu. Sampaikan fakta bencana bukan cari dalil Qur’an. Ingat Korban bencana perlu segera ditangani.
“Anda jangan bicara soal penyebab bencana, Relawan model begitu yang menyebar aib sesama, silakan tinggalkan Garut!”. Tegasnya (*)

TULIS KOMENTAR KAMU DI SINI