Stok Darah di Garut Morat-marit

TARKID, (GE).- Stok darah di Garut morat-marit. Setiap bulannya kebutuhan darah tidak bisa dipenuhi. Pasien yang membutuhkan darah pun harus bersusah payah ke luar daerah untuk mencari jenis golongan darah yang dibutuhkan.

“Setiap bulannya Kabupaten Garut membutuhkan 1.700 labu darah. Sedangkan yang baru tersedia sebanyak 1.200,” ujar Kepala Unit Donor Darah (UDD) PMI Kabupaten Garut, Rahmat Wijaya.

Jadi 500 labu lagi, kata dia, belum bisa dipenuhi. Ia meminta perhatian dari masyarakat untuk membantu mendonorkan darahnya agar para pasien yang membutuhkan tak kesulitan untuk mendapatkan darah yang diinginkan.

Dari 1.200 darah yang tersedia setiap bulannya, lanjut Rahmat, hanya 500 yang berasal dari donor darah warga Garut. Sisanya sebanyak 700 labu berasal dari donor darah dari wilayah Tangerang, Karawang, dan sejumlah perusahaan di luar daerah.

“Paling yang donor rutin itu per bulannya hanya 100 orang. Jika melaksanakan kegiatan donor pun paling kami mendapat 100 sampai 200 labu. Itu belum bisa penuhi kekurangannya,” katanya.

Salah satu langkah untuk memenuhi kebutuhan darah, tambah Rahmat, Pemkab Garut telah mengeluarkan kebijakan agar setiap pejabat dan para PNS melakukan donor darah. Hal itu setidaknya bisa membantu kebutuhan darah di Kabupaten Garut.

“Apalagi di Garut itu ada 273 penderita talasemia yang membutuhkan labu sebanyak 500. Belum yang baru melahirkan dan pasien lainnya,” ucapnya Kepada wartawan di Kantor UDD PMI Kabupaten Garut, Jalan Pembangunan, Jumat (22/7/2016). (Farhan SN)***

 

BAGIKAN