Sosialisasikan Kesehatan besama BPOM, Hj. Siti Mufattahah Hadir di Limbangan

DISAMBUT tari kolaborasi Sunda- Islami, Hj. Siti Mufattahah, anggota DPR RI dari Partai Demokrat untuk Daerah pemilihan  (Dapil) Jawa Barat XI  kembali hadir di tengah tengah masyarakat Garut. Kali ini, politisi Partai berlogo bintang mercy yang murah senyum ini menyambangi warga di wilayah utara kota Garut, tepatnya di kawasan Kecamatan di Limbangan, (25/10/17).

Kunjungan Hj.Siti Mufattahah di Limbangan kali ini, tak lain untuk memenuhi undangan warga setempat.  Adalah Forum Aliansi Guru dan Karyawan (FAGAR) yang menginisiasi kunjungan Hj. Siti ini. Dalam kegiatan tersebut, sejumlah warga, khususnya anggota FAGAR turut hadir, selain dari Limbangan, peserta yang turut serta hadir juga datang dari Malangbong, Kersamanah, Cibatu, Selaawi, Cibiuk, Cikajang, Cisurupan dan Cilawu. Dalam kegitan itu, FAGAR selaku panitia menggelar sosialisasi kesehatan dari Badan Pengawas Obat dan Makanan ( BPOM ).


Sementara itu, Hj.Siti Mufattahah sendiri tampil sebagai narasumber utama. Dalam pemaparan materinya,  Hj. Siti menyampaikan materi yang bertajuk ” Kiat memilih obat tradisional yang aman. ” Dipaparkannya, saat ini masyarakat sebenarnya sudah banyak yang memilih obat tradisional karena dianggap lebih aman dari obat sintetis.

“Selain minim efek samping, obat tradisional mudah dicari, bahkan menurut penelitian para ahli, dikonsumsi dalam jangka panjangpun  tidak akan menimbulkan komplikasi dalam tubuh,” tuturnya.

Diungkapkannya, saat ini disinyalir adanya kelemahan obat  modren /obat kimiawi. Efek samping langsung atau terakumulasi, hal ini terjadi karena obat modern terdiri dari bahan kimia yang murni baik tunggal maupun campuran. Bahan kimia bersifat tidak organis dan murni sehingga bersifat tajam dan reaktif (mudah bereaksi) sedangkan tubuh kita bersifat organis dan kompleks.  Sehingga bahan kimia bukan merupakan bahan yang benar-benar cocok untuk tubuh.

“ Penggunaan bahan kimia untuk tubuh terpaksa dilakukan dengan berbagai batasan dan dalam tingkat masih dapat diterima atau ditoleransi oleh tubuh,” katanya.

Menurutnya, obat tradisional berasal dari tumbuhan yang telah tersedia gratis di alam ini. Pengolahan obat tradisional dilakukan secara alami, tanpa campuran bahan kimia atau sintetik. Oleh karena itu, obat-obatan tradisional tidak memiliki efek samping dan aman digunakan.

“Meskipun demikian, harus tetap berhati-hati saat memilih obat tradisional karena di pasaran ada beberapa jenis obat herbal yang diproduksi secara tidak higienis atau dicampur bahan kimia,” tandasnya.

Ditambahkannya, obat taradisional yang aman diyakini sudah terdaftar dan mendapatkan nomor pendaftaran Badan POM.

Obat tradisional memiliki banyak khasiat. Satu obat tradisional saja bisa digunakan untuk mengobati lebih dari satu penyakit. Misalnya, jinten hitam atau habbatussauda dapat menyembuhkan asam urat, migrain, diabetes, hepatitis, bahkan kanker. Kehebatan habbatussauda bahkan diakui oleh Nabi Muhammad yang menganjurkan umatnya untuk mengkonsumsi habbatussauda secara teratur.

Selepas mengisi materi, Hj.Siti Mufattahah kemudian berbaur dengan peserta , untuk bersilaturahmi dan poto bersama.  Bahkan, Hj. Siti tak sungkan untuk turut menari bersama pengisi acara, dan warga . Keakraban seperti itu memang sudah biasa dilakukan oleh senator senayan dari partai Demokrat ini.

Sementara itu, ketua panitia penyelenggara, Asep Mulyatin, mengatakan, warga Limbangan khususnya sudah rindu kedatangan Hj.Siti Mufattahah karena itu, ia mengundangnya bersama Badan POM dalam kegiatan sosialisasi .

“Mengutip penjelasan Badan POM, adanya keterbatasan personil dalam pengawasan makanan dan obat di badan POM.  Maka salah satunya adalah mensosialisasikannya pada masyarakat.  Dengan harapan masyarakat bisa menjadi agen dalam mensosialisasikan makanan dan obat yang sehat serta aman untuk dikonsumsi,” ungkapnya.

Atas nama warga Garut utara, secara khusus Asep mengucapkan terima kasih kepada Hj.Siti Mufattahah yang dalam berbagai kesibukan tugasnya selalu menyempatkan hadir memenuhi undangan warga di dapilnya.

“Ucapan trimakasih juga disampaikan kepada Badan POM Bandung, Kepala UPT Pendidikan Limbangan, Ketua PGRI limbangan, para tokom masyarakat, gabungan pemuda Ansor dan Banser Malangbong, Viking Cakrabuana, Karang Taruna dan seluruh warga masyarakat yang telah hadir. ( TAF Senopati/ Adv.) ***

 

TULIS KOMENTAR KAMU DI SINI