SMPN 1 Sukawening Torehkan Prestasi di Tingkat Kabupaten dan Provinsi

DALAM waktu yang hampir bersamaan, SMP Negeri 1 Sukawening menorehkan pretasi terbaiknya. Tak tangung-tanggung raihan prestasi didapatkan di tingkat Kabupaten dan Provinsi.

Untuk tingkat Kabupaten SMPN 1 Sukawening meraih juara ke 1 dalam katagori Citra Pelayanan Prima (CPP) tahun 2017. Sementara untuk tingkat Provinsi sekolah yang saat ini dipimpin Aceng Mulyana, S.Pd., M.Pd., dinobatkan sebagai SMP terbaik untuk katagori Sekolah Berbudaya Lingkungan (SBL) tingkat Provinsi Jawa Barat tahun 2017, penghargaan katagori ini dinamakan Raksa Prasada.


Prosesi penyerahan Penghargaan untuk prestasi juara ke 1 Citra Pelayanan Prima secara simbolis diberikan langsung oleh Bupati Garut, H. Rudy Gunawan dan diterima Tim akademik, Aef Saepudin, M.Pd.,. Sementara itu,untuk penghargaan Raksa Prasada Kategori Sekolah Berbudaya Lingkungan (SBL) diserahkan oleh Gubernur Jawa Barat H. Ahmad Heryawan yang diterim langsung oleh Kepala Sekolah Aceng Mulyana, S.Pd., M.Pd.

“Prestasi yang diraih SMPN 1 Sukawening ini tentunya tidak didapatkan secara instant. Untuk meraih prestasi ini, kami melakukannya dengan dengan kerja keras dan semangat kebersamaan antara kepala sekolah, guru,dan karyawan untuk mewujudkan layanan yang efektif dan efisien kepada stake holder sekolah baik orangtua dan masyarakat,” tutur Aceng Mulyana, belum lama ini.

Diungkapkannya, dalam era sekarang ini masyarakat semakin kritis dalam mengkritis kinerja aparatur pemerintahan. Termasuk lembaga pendidikan, dituntut untuk lebih menunjukan kinerja terbaiknya.

“Ya, jaman sekarang ini masyarakat sudah pada pintar pintar dan kritis. Maka tak heran, pengelola sekolah kerap dikritisi. Sebagai lembaga layanan publik, sekolah dituntut menunjukan kinerja terbaik kepada masyarakat. Salah satunya dengan raihan prestasi,” tandasnya.

Aceng menjelaskan, untuk dapat terpilih dalam katagori Sekolah Berbudaya Lingkungan (SBL), selama hampir dua tahunan seluruh civitas akademika SMPN 1 Sukawening bahu membahu menata lingkungan sekolah. Beberapa inovasi menata lingkungan sekolah agar lebih asri diantaranya dengan berbagai tanaman yang ditanam di pekarangan sekolah.

Tanaman hydroponik dan penemtana tempat sampah yang dipiliah secara apik adalah salah satu inovasinya. Dengan menjaga dan merawat lingkungan sekolah inilah manfaatnta bisa dirasakan penghuni sekolah serta masyarakat.

“Untuk bisa meraih prestasi katagori ini, kita hampir selama dua tahun menata lingkungan sekolah. Tidak hanya sekedar penghargaan, dengan lingkungan sekolah yang asri dan tertata rapi ini kegiatan belajar mengajar (KBM) pun akan lebih nyaman, sehingga peserta didik diharapkan bisa menyerap ilmu dengan baik,” ungkapnya. (Dedi Sofwan)***

TULIS KOMENTAR KAMU DI SINI