Situ Cibuyut Menelan Korban. Berniat Mandi, Encep malah Tewas Tenggelam. Begini Ceritanya…

JASAD Encep Ismail (17) korban tenggelam di Situ Cibuyut, Desa Lewo Baru, Kecamatan Malangbong, Kabupaten Garut, Jawa Barat, dibaringkan di atas kursi bambu sebelum diangkut menggunakan ambulans.***

GARUT, (GE).- Nasib malang menimpa Ecep Ismail (17), warga Kampung Cikadu RT/RW 05/03, Desa Cempaka, Kecamatan Malangbong, Kabupaten Garut. Semula berniat mandi untuk membersihkan badan, ia malah tewas tenggelam di Situ Cibuyut.

Kejadian bermula ketika Kamis (23/3/17), seperti biasanya korban berniat memancing ikan di Situ Cibuyut yang terletak di Desa Lewo Baru, tidak jauh dari Kampung Cikadu. Sejak pagi, korban bersama lima temannya yaitu Ayi Dedih, Undang Saefulloh, Muhammad Ramdani, Deni Hendrawan, dan Wahyu sudah berangkat dari rumahnya.

Menurut Kades Lewo Baru, Dadi Winata, selama mereka memancing tidak terjadi hal-hal aneh yang mencurigakan. Mereka pun terus asyik memancing hingga waktu dzuhur lewat. Sekira pukul 14.15 WIB, mereka pun berniat pulang, karena hari mulai menjelang sore. Namun, korban minta izin kepada rekan-rekannya untuk mandi terlebih dahulu. Mereka pun tidak berusaha mencegah Encep mandi di situ.


Baru saja korban menceburkan diri ke situ, tiba-tiba tubuhnya seperti ada yang menari ke tengah situ. Encep tampak berusaha melepaskan diri dari benda asing yang berusaha menariknya ke tengah situ. Namun apa daya, korban terus tertarik oleh kekuatan besar yang tidak bisa ia lawan. Akhirnya korban pun berteriak-teriak meminta tolong kepada teman-temannya. Naas, sesaat kemudian tubuh korban malah tenggelam.

Sontak teman-teman korban beserta masyarakat yang menyaksikan kejadian itu berusaha menolong, tetapi korban susah ditemukan. Setelah sekira satu jam pencarian, akhirnya jasad korban dapat ditemukan di dasar situ. Saat diangkat ke daratan, nyawa korban tidak tertolong.

“Jasad korban akhirnya dibawa dengan menggunakan ambulan menuju Puskesmas terdekat untuk menjalani pemeriksaan medis,” terang Dadi Winata. (TAF Senopati/GE)***

Editor : SMS

TULIS KOMENTAR KAMU DI SINI