Siswa SMK Wikrama Kesurupan Massal Saat Menggelar Kemah

TARKAL, (GE).- Sejumlah siswa mengalami kesurupan massal saat mengikuti perkemahan yang digelar SMK Wikrama 1 Garut di Bumi Perkemahan Renjeng, Kampung Naringgul, Kecamatan Tarogong Kaler. Para siswa mengalami kejang-kejang, mengigau dan meronta-ronta saat ditolong warga setempat.

Menurut warga setempat, Dadang (52), kesurupan massal ini terjadi selepas shalat isya. Saat itu kegaduhan di bumi perkemahan mulai terjadi. Beberapa orang peserta kemah berteriak minta tolong.

Saat itu juga, warga mulai berdatangan ke lokasi perkemahan untuk menolong siswa. Siswa yang mengalami kesurupan lalu dibawa ke rumah warga sekitar.

“Siswa yang kesurupan cukup banyak. Diperkirakan ada 10 orang lebih,” kata Dadang, Sabtu (17/9/2016).

Pertanda buruk akan terjadi kesurupan massal nampaknya sudah terlihat sejak siang hari. Pasalnya sejak datang mereka kerap membuat kegaduhan dengan cara bernyanyi-nyanyi. Bahkan nampak sejumlah siswa kurang berkonsentrasi.

Dadang menambahkan saat peristiwa kesurupan massal terjadi ia tak menemukan seorang pun pembina atau guru yang mendampingi siswa yang sedang berkemah. Sehingga pertolongan terhadap siswa yang kesurupan dilakukan oleh warga sekitar.

Sementara salah seorang Pembina Pramuka SMK Wikrama 1 Garut, Asep Wahyudin membantah jika kegiatan berkemah tersebut tidak didampingi pembina.

“Kata siapa tidak ada pembina, para pembina sudah mendampingi sejak pertama datang sampai pelaksanaan perkemahan,” ujarnya.

Menurutnya, memang pada saat kejadian kesurupan masala dirinya sedang tidak ada di tempat. Soalnya tengah berada di rumah salah seorang orang tua siswa yang meninggal dunia.

Selain itu, kata Asep, jumlah siswa yang mengalami kesurupan jumlahnya tak sebanyak seperti yang diungkapkan warga. Menurutnya hanya tiga orang yang mengalami kesurupan itu pun sudah disadarkan dengan bantuan ustad yang ada di sekitar bumi perkemahan. (Farhan SN)***