“Si Melon” Kembali Langka, Masyarakat Dibuat Jengkel

KOTA,(GE).- Sepertinya sudah tradisi, menjelang ‘marema’ atau menghadapi hari – hari besar keberadaan ‘Si Melon’ atau gas ukuran 3 Kg kerap langka. Seperti halnya menjelang masuknya bulan suci Ramadhan tahun ini (2016). Dari pantauan ‘GE’ di sekitar Kecamatan Karangpawitan, Garut kota dan sekitarnya dalam seminggu terakhir gas yang katanya bersubsidi ini mulai sulit didapat.

“Ah, pokonya jengkel ! Dalam beberapa hari ini, gas 3 Kg sangat sulit didapat. Saya kok curiga ini sengaja ditimbun oleh oknum yang ingin mendapat untung. Sementara rakyat kecil menderita,” Ungkap Didin salah seorang warga di kawasan Karangpawitan.

Sementara itu, beberapa pedagang mengaku pasokan gas 3 Kg ini memang dalam beberapa hari terkahir distribusinya dibatasi oleh agen. Dibatasinya distribusi gas 3 Kg ini menurut para pedagang tidak disertai alasan jelas dari distributornya.

“Ya, memang langka sudah beberapa hari ini, dari distributornya sendiri tidak memberikan alasan yang jelas. Dari agen kita paling dapat jatah 3 tabung saja.” Tutur Titin, salah seorang pedagang di bilangan Jalan A.Yani, Karangpawitan. Minggu (29/05/2016).

Kelangkaan gas ini tentunya disesalkan warga, terlebih para pedagang kecil yang aktivitasnya biasa menggunakan jasa ‘Si Melon.’ Warga berharap pihak terkait, termasuk Pemkab Garut segera mengatasi kelangkaan kebutuhan pokok khalayak ini, sebelum terjadi gejolak di tengah masyarakat.

“Tentu, kami berharap pemerintah. Khususnya Pemkab Garut segera mengatasi krisis gas 3 Kg ini. Jangan sampai masyarakat kehilangan kesabarannya,” harap Dadan, warga Desa Suci. (ER)***