Setelah Empat Bulan Lamanya, Aksi Penculikan yang Dilakukan Pasutri Ini Akhirnya Terbongkar

GARUT, (GE).-  Dengan dalih ingin memiliki anak, “DS” dan “OL” pasangan suami istri (pasutri) ini melakukan persekongkolan untuk menculik anak oran lain. Pasutri yang belakangan diketahui warga Kecamatan Cilawu Garut ini melakukan aksinya di wilayah Cimacan, Haur Panggung. “DS” dan “OL” dengan modus memberikan jajan pada anak, berhasil menculik seorang anak berusia 5 tahun yang tengah bermain.

Namun aksi kriminal pasutri ini akhirnya terbongkar polisi, setelah hampir empat bulan lamanya menyimpan anak hasil penculikannya. Menurut Kanit PPA Polres Garut, Aiptu Julius, terbongkarnya kasus ini bermula saat pelaku membawa anak ini jalan jalan. Saat membawa anak keluar itula, pelaku menemui sial, secera kebetulan bertemu petugas.

“Ya, kita (Polisi/red.) berhasil menagkap pelaku saat membawa korban (anak hasilcpenculikan) berjalan-jalan. Sebelumnya kita telah mendapatkan laporan dari oran tua anak ini yang mengaku telah kehilangan anaknya selma empat bulan. Dan kita berhasi menangkapnya,” Ungkap Aiptu Julius, Senin (12/12/2016).


Dijelaskannya, saat diperiksa, pelaku mengaku kerap menganiaya anak ini jika tidak mau disuruh mengerjakan sesuatu. Hal ini dibuktikan dengan beberapa bekas penganiyaan di tubuh korban, misalnya ada luka lebam dan bekas luka bakar sundutan rokok.

“Pelaku berdalih, motif menculik anak berusia lima tahun ini karena ingin memiliki anak, Karena katanya sudah lama tidak memiliki anak,” kata Kanit PPA Polres Garut.

Sementara itu, korban saat ini dalah kondisi shock sehingga harus mendapatkan pemulihan mental melalu therapy trauma healing di salah satu lembaga perlindungan anak.

Akibat perbuatannya ini pelaku “DS” dan “OL” terancam pasal penculikan, dengan ganjaran hukuman maksimal 15 tahun penjara. (Aden)***

Editor: Kang Cep.

TULIS KOMENTAR KAMU DI SINI