Setelah Babak Belur, Kakek yang Dituduh Penculik ini Ternyata Hanya Seorang Tunawisma

GARUT, (GE).- Kapolsek Caringin, Kabupaten Garut, Jawa Barat, Ipda J. Sukarto, menjelaskan, seorang kakek yang sebelumnya diduga penculik ternyata hanya tunawisma. Saat diperiksa di Mapolsek Caringin, bahkan si kakek tak bisa menjelaskan identitas dirinya sendiri.

“Ya, dari hasil pemeriksaan, kakek tersebut merupakan seorang tunawisma dan memiliki keterbelakangan mental. Bahkan ketika ditanya nama, alamat dan keluarga, dia tidak bisa menjelaskan. Kami dari pihak kepolisian tidak pernah mengatakan itu penculik. Karena kalo penculik itu kan pertama harus ada korban, kedua harus ada laporan dari pihak keluarga,” jelasnya. Kamis (16/03/2017).

KAPOLSEK Caringin, Ipda J. Sukarto.***

Ditegaskannya, kakek yang sempat dihakimi massa tersebut memang merupakan seorang tunawisma. Di samping itu, sebelumnya juga tidak ada laporan dari masyarakat ke Polsek Caringin terkait isu yang beredar masalah penculikan.


“Itu merupakan isu-isu yang kurang bertanggung jawab,” tandasnya.

Kapolsek Caringin juga menambahkan, kondisi dan situasi di tengah masyarakat  saat ini yang memang menjadi pemicunya. Tak heran, jika terlihat ada orang yang mencurigakan kemudian serta merta dianggap penculik.

“Kami mengibau kepada warga masyarakat jangan mudah terpengaruh dengan isu-isu yang tidak jelas. Jika melihat  seseorang yang tidak dikenal dan mencurigakan, segera lapor polisi,” pungkasnya.

Diberitakan saebelumnya, gara-gara diduga akan melakukan penculikan terhadap anak-anak warga Desa Indralayang, Kecamatan Caringin, Kabupaten Garut, Jawa Barat, kakek ini nyaris jadi bulan-bulanan warga setempat. (Deni-Siti)***

Editor: Kang Cep.

TULIS KOMENTAR KAMU DI SINI