Serius Tangani Pelanggaran Pidana, Polres Garut Soroti Soal Izin Penambangan Pasir

Kapolres Garut, AKBP Budi Satria Wiguna.

GARUT,(GE).- Kepolisian Resor (Polres) Garut tengah menyoroti persoalan perizinan aktivitas penambangan pasir di Kabupaten Garut. Salah satu yang menjadi sorotan polres Garut di antaranya untuk mengetahui telah memenuhi persyaratan administrasi sesuai peraturan yang berlaku atau belum.

“Kita coba untuk tertibkan dulu kaitan administrasi, termasuk perizinan, memenuhi syarat atau tidak,” ujar Kapolres Garut, AKBP Budi Satria Wiguna kepada beberapa awak media, Senin (20/08/2018).

Ditegaskannya, Polres Garut serius dalam menangani berbagai pelanggaran pidana, khususnya yang berkaitan dengan aktivitas penambangan pasir.


“Penambangan pasir yang tidak mengikuti peraturan dikhawatirkan akan berdampak buruk terhadap lingkungan atau kehidupan manusia. Dampaknya bisa ke mana-mana, bisa berakibat fatal,” tandasnya.

Mneurut Budi, Polres Garut akan berkoordinasi dengan Pemerintah Provinsi Jawa Barat yang memiliki kewenangan dalam perizinan penambangan pasir di Garut.

“Koordinasi itu meliputi berbagai administrasi tentang kesesuaian dan batas waktu perizinan aktivitas penambangan pasir. Nanti provinsi memberikan masukan saja apakah perizinannya sesuai ketentuan atau tidak, juga masalah batas waktunya sampai kapan,” katanya.

Ditambahkannya, untuk mengantisipasi dampak bahaya dari penambangan pasir, pihaknya sudah mengimbau kepada pelaku usaha tambang untuk menghentikannya dulu.

“Termasuk di penambangan pasir wilayah Leles yang menimbulkan korban jiwa, sudah dipasang garis polisi sebagai batas larangan melakukan aktivitas di daerah tersebut. Saya perintahkan berhenti dulu karena kaitannya dapat membahayakan manusia,” ungkapnya. (Tim GE)***

Editor: ER.

TULIS KOMENTAR KAMU DI SINI