Sepi Peminat, Sepekan Sejak Dibuka tak Seorangpun Bacaleg yang Mendaftar di KPU Garut

Meja dan kursi pendaftaran Bacaleg untuk musim Pemilu 2019 di kantor sekretariat KPU Garut tampak sepi, Rabu (11/07/18)/ foto: Andri/GE.***

GARUT, (GE).- Hingga hari ke 8, sejak dibukanya pendaftaran bakal calon anggota legislatif (Bacaleg) di kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Garut tampak sepi peminat, Rabu (11/07/18). Sejak dibukanya pendaftaran Bacaleg oleh KPU Garut per tanggal 4 Juli 2018 tak satupun partai atau perorangan yang melakukan perndaftaran untuk bacaleg DPRD Garut, DPRD Provinsi ataupun DPR RI. Akibatnya, beberapa staf dan pegawai di kantor KPU Garut “menganggur.”

Pihak KPU Garut telah sendiri telah mempersiapkan segala sesuatunya, semisal berkas termasuk Silon (Sistem Pencalonan Online) di bagian tekhnis. Semua persiapan tersebut telah dipersiapkan KPU Garut sejak 4 Juli lalau.

Dengan belum adanya pendaftar Bacaleg untuk musim Pemilu 2019, pihak KPU Garut menilai, hal ini salah satu penyebabnya belum adanya sistem pendaftaran wajib oleh Parpol yang telah menjaring Calegnya.


Menurut Kasubag Tekhnis KPUD Garut, Dadang Rukmana, antuiasme bacaleg tahun ini menurun jika dibandingkan dengan tahun sebelumnya (2014). Namun jika dilihat dari daftar pemohon SKCK, pihak KPU memprediksi ada 800 an Bacaleg yang akan mendaftar. Angka tersebut tersebar di 16 Partai Politik peserta pemilu yang terdapat di lima daerah pemilihan (Dapil).

“Ya, dari tanggal 4 (7/18) sampai hari ini (11/7/18) belum ada satupun yang mendaftar dari partai.  Biasanya kolektif oleh partai, biasanya penghubung partai yang menyerahkan ke sini (KPU).  Kalau dibanding dengan tahun lalu, ya, sekarang kurang begitu antusias,” kata Dadang, saat djumpai di kantor KPUD Garut, Rabu (11/7/18).

Dijelaskannya, pendaftaran Bacaleg untuk musim Pemilu 2019 di KPU Garut akan ditutup pada tanggal 17 Juli 2018. Sehingga, jika tidak ada yang mendaftar hingga waktu yang telah ditetapkan, mka dipastikan tidak bisa ikut menjadi kontestan  Pemilu tahun 2019. (Andri)***

Editor: ER.

TULIS KOMENTAR KAMU DI SINI