Dalam Sepekan, Puluhan Warga Rawa Kulon Diduga Terjangkit Susfect DBD

KARANGPAWITAN, (GE).- Berdasarkan data yang terhimpun di Kelurahan Karangmulya, Kecamatan Karangpawitan, Kabupaten Garut, Jawa Barat, dalam sepekan terakhir ini sebanyak 28, warga yang berada di RT/RW 03/ 09, Kampung Rawa Kulon diduga telah terserang penyakit demam berdarah.

Hal tersebut di katakan Lurah Karangmulya, E. Saefulloh saat ditemui di kantornya, Rabu (27/07/2016). Diakuinya, jumlah tersebut didapatkan atas laporan dari ketua RT setempat. Bahkan, warga yang diduga terserang DBD sebenarnya tersebar di beberapa RT di kelurahanya. Jumlah yang disebutkan di atas hanyalah data yang terhimpun pada satu pekan terakhir saja.

“Warga yang diduga terjangkit DBD, kini di rawat di beberapa puskesmas dan klinik yang tersebar di Kabupaten Garut.” Ungkapnya.

Menurut keterangan kepala puskesmas Karangmulya, Lia Sriwati Waluya, S.km, Puskesmas Karangmulya sendiri sudah memeriksa sedikitnya 9 orang warga yang diduga menderita DBD.

“Tetapi hasil dari pemeriksaan, semua warga yang datang ke Puskesmas Karangmulya, belum bisa dikatakan positip terjangkiti DBD, atau istilahnya hanya baru susfect DBD.” Jelasnya.

Lia menambahkan, jika ingin diadakan foging, warga harus mengajukan ke dinas kesehatan melalui RT, RW, Kelurahan dan Kecamatan.

Samsudin (48), salah seorang warga yang mengaku telah terjangkit DBD, awalnya seluruh badan terasa sakit, dari ujung kaki hingga kepala. Bahkan bukan hanya dirinya saja yang mengalami hal serupa, empat anggota keluarganyapun merasakan sakit yang sama.

Samsudin dan empat anggota keluarga lainnya sempat di rawat di salah satu rumah sakit swasta yang ada di Kabupaten Garut. Saat di tanyakan mengenai penyakit yang di deritanya, Samsudin mengaku jika dirinya telah terjangkit DBD.

“Ya, itu semua berdasar pemeriksaan dokter,” tukasnya. (Useu G Ramdani)***

TULIS KOMENTAR KAMU DI SINI

Komentar

BAGIKAN