Sempat Dituduh Rudapaksa Jasad Korban, Ternya Pelaku Pembunuhan Mahasiswi Mengidap “Edi”

GARUT, (GE).- Pelaku pembunuhan berencana dan pencabulan, Restu Fauzi (20), telah dijatuhi hukuman mati oleh Hakim Pengadilan Negeri Garut yang di pimpin Endratno Rajamai. Sebelumnya terdakwa dituding telah melakukan rudapaksa (perkosaan) terhadap jenazah korban. Namun pada gelar perkara, ternyata pelaku tak berhasil rudapaksa korban karena mengidap ejakulasi dini (Edi).

“Sebelum masuk sudah keluar. Jadi tak sempat melakukannya dengan korban,” aku terdakwa, Restu Fauzi, di ruang sidang Pengadilan Negeri Garut, Kamis (3/8/17).

Atas pengakuan terdakwa, ruang sidang sempat riuh oleh suara pengunjung sidang yang geram atas perbuatan terdakwa. Bahkan jalannya sidang sempat diskors selama beberapa waktu karena harus menunaikan salat dzuhur.


Akibat perbuatannya, terdakwa kini dijatuhi hukuman seumur hidup. Terdakwa terbukti melanggar pasal 340 KUHP tentang pembunuhan berencana dan pasal 390 KUHP tentang pencabulan. (Farhan SN)***

TULIS KOMENTAR KAMU DI SINI