Sempat Didatangi Anggota TNI, Pemilik “Barber Shop” : Saya tidak Pasang Photo Model PKI

GARUT, (GE).- Sempat menjadi viral di media sosial, pemilik barber shop yang memampang photo tokoh dunia mulai angkat bicara. Menurutnya, photo yang terpampang di usaha barber shop (tempat cukur) miliknya tak ada kaitannya dengan paham organisasi tertentu. Melainkan hanya menampangkan jenis gaya rambut yang menurutnya akan ramai kembali di kalangan masyarakat saat ini.Screenshot_2017-01-30-19-42-01

Diberitakan sebelumnya, sejumlah warga Garut terkejut dengan postingan akun facebook “Imam Kaka”. Dalam statusnya ia melihat salah satu barber shop (tempat cukur) memajang photo model tokoh PKI dan Nazi.

Dalam postingannya Imam Kaka menyebutkan “Kemarin saya mudik ke Garut terus jalan-jalan ke jalan Ahmad Yani yang ada pos polisi dan rumah makan Asep strawberi saya lihat barber shop tempat potong rambut, disana modelnya tokoh komunis dunia bisa dilihat digambar. Semoga warga garut ada yang memperingatkan nya,” tulisnya.


Beredarnya informasi tersebut membuat heran pengelola potong rambut yang berlokasi di Jalan Ahmad Yani tersebut. Pengelola Barber shop yang menjadi bahan pemberitaan mengenai pemasangan gambar tokoh komunis, Iwan Setiawan Kusumah (40) tidak menyangka, jika hal itu akan menjadi sebuah pemberitaan yang memojokan dirinya.

Iwan menyayangkan, karena dalam pemberitaan dan perbincangan di medsos, seakan akan dirinya memajang poto tokoh Partai Komunis Indonesia (PKI) yang jelas-jelas dilarang keberadaanya di Indonesia. Padahal menurutnya, ia hanya memasang empat foto tokoh dunia, yang dianggap mempunyai model rambut yang trendy.

“Saya tidak pasang photo model PKI,” tandasnya.

Empat tokoh dunia yang ia pasang ialah, John Travolta yang merupakan aktor film terkenal, Elvis Presley penyanyi legendaris asal Amerika, Kim Jong-un pemimpin Korea Utara, serta Adolf Hitler. Diantara ke-empat poto tersebut, kan tidak ada seorangpun tokoh PKI, ucap Iwan.

Ketika ditanya kenapa dirinya memasang empat fhoto tersebut, Iwan menjawab, dari awal membuka tempat potong rambut Polkas itu, sudah memprediksikan jika model rambut unik mereka akan disukai oleh masyarakat. Paling mengherankan, berita tersebut muncul setelah saya mencopot foto-foto itu, karena memang akan di ganti dengan yang baru, sebab sudah pada sobek.

Setelah rame di media sosial, Iwan mengaku sempat didatangi oleh petugas dari Kodim Garut. Iwan pun memperlihatkan dan menerangkan apa adanya kepada petugas, bahwa ia benar-benar tidak tahu jika hal itu akan menuai kritikan pedas di media sosial. Bahkan menyudutkan dirinya dengan komentar-komentar pedas. Namun sekali lagi, Iwan menegaskan jika selama ini sama sekali tidak merasa memajang foto tokoh PKI yang beberapa waktu ini diberitakan.

“Saya sangat heran, kenapa hal ini bisa heboh, bahkan sempat ada pemberitaan padahal sampai saat ini belum ada seorang wartawan yang mengkonfirmasi hal ini,” keluh Iwan yang di temui “GE” di lokasi usahanya, Rabu (1/1/2016).

“Tetapi jika itu memang langkah yang di anggap salah, saya tentu tidak akan mengulanginya. Ke depannya saya akan memasang foto anak saja, biar ga jadi masalah,” tukasnya. (Useu G Ramdani)***

TULIS KOMENTAR KAMU DI SINI