Semangat Belajar di SMK Al-Hikmah 2 Garut, Ngaji Pagi di Bangunan yang belum Jadi

SEMBOYAN “Mari kita sambut hari dengan semangat mengaji!” selalu diserukan Wakasek SMK Al Hikmah 2 Garut, Jawa Barat, Wawan Permana Sidik, setiap pagi.  Ketika mentari dengan malu-malu mulai membinarkan cahayanya. Setiap pagi, puluhan siswa dan siswi bersama gurunya, berkumpul di sebuah lapangan yang sebenarnya adalah bangunan yang belum jadi.

Bersama-sama, mereka menjalankan ibadah salat dhuha, dan dilanjutkan dengan “ngaderes” alias ngaji. Lantunan ayat-ayat suci Al Quran yang dibaca bersama, menggema melalui sound system seadanya.

Alhamdulillah, sudah setahun ini, setiap pagi rasanya damai, mendengar orang ngaji bersama,” kata Tuti (35), seorang warga yang tinggal tak jauh dari sekolah.


Kegiatan salat dhuha bersama (bukan berjamaah) dan mengaji ini sudah berjalan sekira satu tahun lamanya. Setiap pagi, semua siswa dikumpulkan di lapangan. Dengan beralaskan terpal dan sajadah, semua siswa dan guru yang mengajar pada jam pertama, melaksanakan salat dhuha. Lalu, secara bersama-sama, dipimpin oleh seorang guru atau siswa, mereka membaca ayat demi ayat Al Quranul Karim.

Pada mulanya, siswa-siswa seolah dipaksa untuk menjalankan kegiatan keagamaan ini. Namun, lama-lama mereka menjadi terbiasa. Kegiatan ini berlangsung setiap pagi,  dari hari Selasa sampai Sabtu, mulai pukul 07.00 sampai pukul 07.40 WIB.

“Kegiatan dilaksanakan di lapangan, karena kami belum memiliki aula. Masjid juga masih dalam tahap pembangunan. Sedangkan ibadah tidak bisa menunggu. Ibadah harus terus berjalan. Kegiatan ini merupakan sarana dan media bagi siswa untuk belajar beribadah, dalam keadaan darurat sekalipun,” ungkapnya.

Kepala SMK Al Hikmah 2 Garut, Sutarjo, sangat mendukung pelaksanaan kegiatan rutin keagamaan tersebut. Menurutnya, kegitan religi ini sejalan dengan misi sekolah.

“Kegiatan ini sejalan dengan misi sekolah, yakni unggul dalam prestasi akademik dan non akademik,” katanya.

SMK yang berlokasi  di Jalan Garut-Bayongbong, Km 5 tersebut baru dua tahun berdiri, dengan 3 pilihan kejuruan, yakni multimedia, administrasi perkantoran dan teknik kendaraan ringan. (ER/Inda Enha)***

Editor: Kang Cep

 

TULIS KOMENTAR KAMU DI SINI