Selesai Dibangun, Dandim 0611 Garut Serahkan Kunci Rumah Baru Mak Ita

DANDIM 0611 Garut, Letkol Arm. Setyo Hani Susanto, bersama istri, bersama Mak Ita usai gunting pita dan penyerahan kunci rumah baru Mak Ita, Selasa (14/3/17).***

MATA Mak Ita (70) tampak berkaca-kaca. Ia tak mampu menahan rasa haru saat menerima kunci rumah barunya dari Dandim 0611 Garut, Letkol Arm. Setyo Hani Susanto, Selasa (14/3/17). Betapa tidak, penderitaan yang selama ini menyelimuti kehidupannya sirna sudah.

Seperti diberitakan “GE” sebelumnya, rumah Mak Ita di Desa Karangsari, Kecamatan Leuwigoong, Kabupaten  Garut, Jawa Barat, dilalap si jago merah, Selasa dini hari (31/1/17). Beruntung nyawa janda renta bersama kedua cucunya yang saat kejadian tengah tertidur lelap, dapat diselamatkan. Namun, rumah bambu berdinding bilik bersama perabotan di dalamnya tak urung jadi santapan sijago merah. Luluh-lantak menjadi abu.

Mak Ita yang kesehariannya berjualan gorengan itu sempat terguncang. Apalagi, perkakas yang biasa ia gunakan untuk membuat gorengan yang sangat diandalkan dalam menopang kehidupannya sehari-hari ikut hangus terbakar.


Rupanya, penderitaan dan kesedihan Mak Ita mengundang simpatik masyarakat Garut, tak terkecuali Dandim 0611 Garut, Letkol Arm. Setyo Hani Susanto. Begitu juga pengusaha muda Garut, Tedi Golsom. Dengan dibantu tak kurang dari 50 orang khusunya warga Desa Karang Sari, anggota Kodim 0611 Garut secara bergotong-royong membangun kembali rumah Mak Ita.

Selasa (14/3/17) rumah baru Mak Ita selesai dibangun. Pada hari itu, secara simbolik, Dandim 0611 Garut menyerahkan kunci rumah kepada Mak Ita, disaksikan segenap unsur masyarakat dan Muspika Leuwigoong.

Dalam sambutannya, Dandim 0611 Garut, mengucapkan terima kasih kepada semua masyarakat yang sudah peduli dan bekerja sama dengan anggotanya dalam menyalurkan bantuan rumah kepada korban. Penyerahan kunci rumah disaksikan oleh Toga Toma, Ketua dan anggota Persatuan  Istri Tentara (Persit) Kodim 0611 Garut. Turut hadir Pasi Pes Kodim 0611 Garut, Lettu Caj Muji Rahayu, dan anggota Koramil Leles.

Dandim yang didampingi sang istri, meminta maaf karena tidak bisa memberikan bantuan yang lebih kepada Mak Ita.

“Sebenarnya saya ingin rumah ini bisa dibangun sedemikian rupa. Namun karena Mak Ita sudah tidak sabar untuk menempatinya, akhirnya dengan keterbatasan ini kami meresmikannya,” ungkap Setyo.

Ia berharap, kegiatan seperti ini terus dilaksanakan oleh jajarannya, sehingga tali silaturrahmi dengan masyarakat terjalin baik.

MAK Ita saat menerima bantuan dari para anggota Persit Kodim 0611 Garut.***

Ungkapan terima kasih juga disampaikan Kepala Desa Karangsari, Wawan. Ia mengaku sangat merasa terharu saat melihat rumah Mak Ita yang tadinya hangus kini menjadi terlihat bagus. Wawanpun berdoa agar Dandim 0611 Garut yang sudah memperhatikan nasib Mak Ita, selalu dicintai masyarakat.

Mak Ita sendiri tak mampu berkata-kata. Namun, pancaran wajahnya jelas menggambarkan rasa haru dan bahagia yang berkecamuk menjadi satu. (Useu G. Ramdani/GE)***

Editor : SMS

TULIS KOMENTAR KAMU DI SINI