Sekian Lamanya Plang Tertancap, Pembangunan Mapolsek Tak Kunjung Terwujud

GARUT, (GE).- Kecamatan Selaawi, Kabupaten Garut, merupakan salah satu kecamatan yang berbatasan langsung dengan wilayah Kabupaten Sumedang dan Jawa Tengah. Sebagai pintu gerbang dari Kabupaten Sumedang, tentunya selaawi membutuhkan fasilitas yang lengkap. Baik infrastruktur jalan, maupun fasilitas pelayanan masyarakat, seperti kantor polsek.

Sementara ini, wilayah hukum Kecamatan Selaawi, masih menginduk ke Polsek Limbangan. Sehingga warga tujuh desa di Selaawi memerlukan waktu cukup untuk bisa menjangkau kantor polsek.

Menurut ketua panitia pembangunan Mapolsek Selaawi,H.Husein, Sebenarnya, bukan tidak ada usaha untuk membangun kantor polisi di Selaawi. Pada tahun 2012, telah dibentuk panitia pembangunan mapolsek selaawi. Bahkan panitia sudah bisa melakukan pembebasan lahan. Namun lahan yang berlokasi di Kampung Cibolerang, Desa Putrajawa tersebut sampai saat ini masih kosong dan hanya berdiri plang permohonan doa saja yang masih tertancap kokoh.


“Data data seperti sertifikat tanah atas nama Polri, sudah kita dapatkan. Sertifikat aslinya dipegang pihak Polri. Sedangkan panitia dan Muspika Selaawi juga menyimpan copyan sertifikat tersebut,” ungkapnya.

H. Husein menjelaskan, selama lima tahun ini, ia bersama semua anggota panitia terus berjuang. Hanya saja sampai saat ini belum ada kejelasan mengenai pembangunan salah satu kantor lembaga penting pengayom masyarakat tersebut.

“Selain jalur penyambung antar dua kabupaten, Selaawi ini mulai dijadikan jalur wisata Jatigede. Jadi setiap hari Sabtu dan Minggu, serta hari-hari libur lainnya, jalur ini mengalami peningkatan volume kendaraan. Oleh karena itu, sebagai warga sekaligus ketua panitia pembangunan Mapolsek Selaawi, berharap agar pembangunan kantor polisi di selaawi segera terwujud. Mudah-mudahan semua usaha yang sudah kami lakukan untuk membangun Mapolsek ini tidak sia-sia, karena warga selaawi sudah sangat membutuhkan keberadaan kepolisian yang bisa memberikan rasa aman bagi masyarakat,” ungkapnya.

Hal senada dikatakan Camat Selaawi, Ridwan Effendi. Menurutnya, keberadaan Mapolsek Selaawi sangatlah dibutuhkan. Selain merupakan jalur wisata dan pintu penghubung dua kabupaten, hal tersebut bisa mengoptimalkan komunikasi pimpinan tingkat kecamatan, dalam pembinaan wilayah.

“Pelayanan publik dan menekan angka kriminalitas juga merupakan faktor yang sangat penting lainnya,” ucap Ridwan, Minggu (09/07/17).

Dikatakannya, saat ini Kecamatan Selaawi menjadi wilayah penyangga waduk Jatigede Sumedang yang dicanangkan dijadikan lokasi wisata kelas dunia. Bahkan baru baru ini, Selaawi lagi berupaya mewujudkan program pengembangan destinasi wisata bambu.

“Sehingga keberadaan Mapolsek di Kecamatan Selaawi sangat dibutuhkan sekali,” pungkasnya. (Useu G Ramdani)***

Editor: Kang Cep.

TULIS KOMENTAR KAMU DI SINI