Sejumlah Proyek di Disdik Garut Gagal Dilelangkan, Kejari Segera Panggil Pejabat yang Bersangkutan

KOTA, (GE).- Dinas Pendidikan Kabupaten Garut gagal menyelenggarakan lelang untuk beberapa proyek di Tahun 2015. Saat ini, Kejaksaan Negeri Garut tengah mendalami persoalan ini. Rencananya, dalam waktu dekat akan segera memanggil pejabat terkait.

Informasi yang dihimpun “GE”, proyek pengadaan yang dilelangkan, di antaranya Pengadaan alat peraga Pendidikan Matematika dengan anggaran Rp 834.400,000, Pengadaan alat peraga Pendidikan IPS sebesar Rp 576.000.000, Pengadaan alat peraga Pendidikan IPA sebesar Rp 708.000.000, Pengadaan alat peraga Pendidikan Bahasa Rp 899.200.000 dan Pengadaan alat peraga Pendidikan Penjaskes sebesar Rp 1.176.000.000.

Kepala Seksi Intelejen Kejaksaan Negeri Garut, Heri Soemantri mengatakan, pihaknya sudah mengetahui adanya sejumlah proyek yang ada dilingkungan Dinas Pendidikan Garut yang mengalami gagal lelang. Bahkan saat ini sedang melakukan pendalaman, apakah dalam proyek tersebut adanya penyimpangan.

“Ya, kami masih dalam tahap pendalaman terlebih dahulu. Namun informasi ada sejumlah pengadaan barang yang mengalami gagal lelang, entah apa yang menjadi penyebabnya,” katanya, Kamis (19/5/2016).

Namun begitu, sejauh ini pihaknya belum melakukan pemanggilan terhadap para pejabat di lingkungan Dinas Pendidikan Kabupaten Garut, termasuk pejabat Unit Layanan Pengadaan (ULP). Pihaknya masih menunggu intruksi dari Kepala Kejaksaan Negeri Garut, yang saat ini masih mengikuti Pendidikan dan Latihan (Diklat) di Jakarta.

“Kami akan menunggu dahulu perintah dari Kejari Garut, untuk memintai keterangan dari para pejabat yang bertanggung jawab dalam pengadaan barang tersebut,” katanya. Slamet Timur***