Sejumlah Guru SMP Siap-siap jadi Perakit Robot Inovator

LEC, (GE).- Sebagai upaya pengenalan teknologi, khususnya teknologi robotik, belum lama ini puluhan guru SMP dari 30 sekolah se-Kabupaten Garut turut serta dalam pelatihan merakit Robot Inovator . Penyelenggaraan kegiatan ini merupakan hasil gawe bareng antara PT-Duta Multi Robotik dengan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Garut.

Meningkatkan pengenalan teknologi inovatif sebagai penunjang mata pelajaran (Mapel) bagi para guru adalah tujuan dari kegiatan ini. Puluhan guru tampak serius mengikuti pelatihan di Gedung Local Education Center Garut, Rabu (4/12/2015).

Menurut panitia, sebelumnya acara serupa telah digelar dengan pesertanya para guru Sekolah Dasar (SD). Dalam pelatihan ini para peserta diberikan materi pemahaman tahap pertama berupa penggunaan bahan dasar perakitan robot.

Para peserta ditungtut memahami materi tentang mekanika elektonika serta materi terkait struktur pembuatan robot. Setelah para peserta memahami teori dasar , merekapun harus membuat desaign atau jenis robot yang akan dibuat sesuai dengan kegunaanya.

Vincent Priyambudi yang merupakan panitia pelaksana kegiatan ini, mengatakan, semua peserta harus difahamkan mulai dasar perakitan robot ini. “Untuk tahap pertama kita mengenalkan tentang latar belakangnya terlebih dahulu. Kita menggabungkan di sini ada beberapa mekanik ,mereka harus memahami dulu. Mereka harus paham tentang mekanika kemudian paham mengenai elektronika, setelah itu mereka kita sarankan untuk membuat suatu design dengan berbagai macam kegunaan. Mulai dari alat pembersih lantai , bel otomatis dan alat pemungut sampah otomatis,” jelasnya.

Menjadi peserta pelatihan merakit robot ini, tentunya merupakan pengalaman berharga pagi para pserta. Hal ini diakui salah seorang peserta yang mewakili SMPN 1 Cilawu, Toni Sapari. Usai pelatiah ini, ia mereasa terkesah dan akan mengembangkan teori merakit robot ini kepada para anak didiknya
“Ya, ini pengalaman yang sangat berharga. Kami pertama kalinya mengikuti pelatihan seperti ini. sebelumnya belum pernah mengikuti pelatihan yang berhubungan dengan teknologi terutama dalam ilmu robotik. Tentunya, kami pasti akan mengambangkan kepada anak didik kami di sekolah mudah-mudahan anak didik kami bisa lebih berkembang lagi dalam perakitannya.”Ungkapnya. (Cep)***