Sejak Terungkap Januari 2018, Polres Garut Terus Dalami Kasus Penyelewengan Rastra

Kapores Garut, AKBP Budi Satria Wiguna, menunjukan beras (Rastra) yang diduga akan diselewengan, beberapa waktu yang lalu di Garut.***

GARUT, (GE).- Hingga saat ini pihak Kepolisian Resor (Polres) Garut masih mendalami kasus penyelewengan beras program Beras Sejahtera (Rastra) di Kabupaten Garut. Sejak awal (Januari) 2018 pihak Polres Garut masih belum bisa mengungkaap siapa tersangkanya.

“Masih didalami kebetulan bicara kaitan tersangka masih samar,” kata Kapolres Garut, AKBP Budi Satria Wiguna, di hadapan sejumlah awak media, Kamis (03/05/2018).

Dijelaskannya, kasus penyelewengan pendistribusian beras dari Perum Bulog itu masih mencari siapa saja orang yang harus bertanggung jawab dalam kasus itu.


“Kita (Polisi/red.) tidak mau salah sasaran dalam mengungkap kasus (Rastra/red) tersebut, termasuk menetapkan tersangkanya. Sekarang merapikan dulu jangan salah sasaran,” katanya.

Sebelumnya, pihak Polres Garut berhasil mengungkap dugaan penyelewengan logistik beras program Rastra wilayah pendistribusian Bulog Kabupaten Garut, pada bulan Januari 2018 lalu. Saat itu, Satuan Reskrim Polres Garut langsung turun ke lapangan dan mengamankan beras sebanyak 5.500 kilogram berikut kendaraan truk dan sopirnya.

Kasus penyelewengan itu terungkap, berawal dari laporan masyarakat tentang pendistribusian beras yang tidak sampai ke masyarakat penerima program Rastra di Kecamatan Cisompet. Beras bagi warga miskin yang dikeluarkan dari Bulog Garut itu justru dibawa ke gudang beras yang ada di Kecamatan Kadungora. (Tim GE)***

Editor: kang Cep.

TULIS KOMENTAR KAMU DI SINI