Sebut Guru Honorer Ilegal, Plt Kadisdik Garut Dilengserkan

GARUT, (GE).- Pelaksana tugas (Plt) kepala dinas pendidikan (Kadisdik) Garut, Jajat Darajat, resmi dihentikan dari jabatannya. Jajat dilengserkan setelah melontarkan ujaran yang menyulut kemarahan para guru honorer.

Rudy menandaskan, sejak hari ini Jajat sudah bukan Plt Kadisdik lagi. Penyebabnya desakan dari para guru yang merasa tersinggung oleh pernyataannya yang menyebutkan guru honorer ilegal.

“Terhitung hari ini, Jajat bukan Plt Kadisdik lagi. Jabatan Kadisdik sementara dipegang oleh Kepala BKD,” kata Rudy, di Kantor Bupati Garut, Senin (17/9/2018).


Jadi, kata Bupati, jabatan Kadisdik yang kosong harus tetap diisi. Sementara akan diduduki oleh Buldan Ali Junjunan yang saat ini menduduki jabatan Kepala BKD Garut.

Namun meski telah menuai kesalahan, Jajat Darajat saat ini masih menjabat Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD). Penunjukkan Jajat menjadi Plt didasari program pemerintah agar warga di setiap RW dan desa bisa ikut sekolah kesetaraan.

Namun meski Plt Kadisdik sudah diganti, Rudy Gunawan menandaskan akan memberikan sanksi kepada sekolah yang meliburkan siswanya. Pasalnya, kata Rudy, tindakan meliburkan siswa terlalu berlebihan.

“Terlalu lebay kalau persoalan seperti ini sampai menelantarkan siswa. Di mana letak leadershipnya,” ujar Rudy. (MHI)***

TULIS KOMENTAR KAMU DI SINI