Satreskrim Polres Garut Ringkus Tiga Tersangka Penipu dan Penggelapan Ranmor

GARUT,( GE).- Jajaran satuan Reserse dan Kriminal (Reskrim) Polres Garut, kembali meringkus tiga kawanan pelaku tindak pidana penipuan dan penggelapan kendaraan bermotor (ranmor). Ketiga pelaku tersebut diamankan di kawasan Terminal Guntur , Garut, Kamis (22/12/2016).

Ketiga tersangka yang berhasil diamankan diantaranya, AS (24), warga Kampung Pangkalan, Desa Pananjung, Kecamatan Tarogong Kaler, MI (20) warga Kampung Leuwiseeng, Desa Jatisari, Kecamatan Cisompet dan AGS (24) warga Kampung Rancakihiang, Desa Bojongloa, Kecamatan Rancaekek, Kabupaten Bandung. Dari ketiga pelaku, Polisi berhasil mengamankan sedikitnya 10 unit kendaraan roda dua dan 2 unit kendaraan roda empat.

Kapolres Garut, AKBP Novri Turangga, membenarkan anggotanya telah berhasil menangkap tiga orang pelaku tindak pidana penipuan dan penggelapan kendaraan bermotor.


“Ya, saat menjalankan aksinya, pelaku minta diantar ke suatu tempat pada korban. Namun setelah sampai di tempat tujuan pelaku kembali meminta diantar ke lokasi yang lain,” ungkapnya.

Dijelaskannya, pelaku baru melakukan tindak pidana penipuan dan penggelapan saat pelaku tiba di SPBU kawasan munjul. Saat itu juga pelaku meminta pada korban untuk menyerahkan kendaraannya dengan alasan akan kembali menjemputnya. Setelah itu pelaku langsung meninggalkan korban.

” Modus operandinya pelaku meminta diantar kesuatu tempat pada setiap korbannya,” ungkapnya, di halaman Mapolres Garut, Jalan Jendral Sudirman. Kamis (22/12/2016)

Dikatakannya, pihaknya juga saat melakukan penggeledahan di rumah para pelaku, ditemukan perlatan berupa kunci astag atau leter T, yang diduga digunakan untuk merusak kunci kontak pada setiap kendaraan yang telah di rampasnya.

Selain melakukan penipuan dan penggelapan kendaraan, para pelaku juga kerap melakukan pencurian kendaraan roda dua, dengan cara menggunakan kunci leter T.

Dikatakannya, saat ini seluruh barang bukti diamankan di Mapolres Garut, guna kepentingan penyidikan. Pihaknya juga meminta bantuan untuk menginformasikan pada warga yang merasa kehilangan kendaraan baik roda dua dan roda empat. Khususnya roda empat sampai saat ini pemiliknya belum diketahui.

” Kami kesulitan untuk bisa mengetahui siapa pemilik kedua kendaraan roda empat jenis Suzuki Futura berwarna hitam. Jika yang merasa kehilangan bisa datang langsung ke Mapolres Garut,” tandasnya.

Akibat perbuatannya ini ketiga pelaku terancam dijerat pasal 378 KUHP dan atau 372 KUHP serta pasal 480 KUHP dengan ancaman hukuman penjara selama empat tahun. (Memphis)***

Editor: Kang Cep.

TULIS KOMENTAR KAMU DI SINI