Sambut HJG Ke-204, HPDKI  Gelar Lomba Ketangkasan Adu Domba Garut

GARUT, (GE).- Dalam rangka menyambut Hari Jadi Garut yang ke-204, Himpunan Peternak Domba dan Kambing Indonesia (HPDKI) Kabupaten Garut, menggelar Seni Pamidangan Domba Garut, yang dilangsungkan di Arena Lapangan Adu Domba (Arlamba) Kampung Cimuncang, Desa Rancabango, Kecamatan Tarogong Kaler.

Dalam adu ketangkasan domba Garut tersebut, diikuti oleh 320 domba adu dari berbagai daerah di Jawa Barat. Para peserta dibagi kedalam dua kelas, yakni Kelas A 70Kg Ketas dan Kelas B 60 Kg-70 Kg.

Dalam acara yang dihadiri oleh Wakil Bupati Garut, Helmi Budiman, Kapolres Garut, AKBP. Novri Turangga, Ketua DPP HPDKI, Yudi Guntara serta pegiat domba Garut, yang juga penasehat HPDKI Kabupaten Garut, Yudi Nugraha tersebut dihelat 160 pertandingan.


Wakil Bupati Garut, Helmi Budiman, menyambut baik kegiatan ini. Menurutnya, kegiatan ini merupakan salah satu bentuk melestarikan Domba Garut.

“Domba Garut sudah terkenal dan menjadi Icon Kabupaten Garut, sehingga budaya adu ketangkasan domba Garut harus dijaga dan dilestarikan,” dalam sambutannya, Minggu (12/2/2017).

Menurutnya, domba Garut merupakan salah satu khas Kabupaten Garut. Bahkan selain adu ketangkasan domba, domba Garut juga bisa melengak lengok diatas catwalk (Domba Catwalk).

” Kami mendapatkan informasi kalau lomba domba Garut, juga akan masuk ke Istana Presiden,” cetusnya.

Sementara Penasihat HPDKI Kabupaten Garut, Yudi Nugraha, yang juga penggiat domba, mengatakan, diselenggarakannya seni pamidangan domba Garut bertujuan ingin “Ngamumule” dan melestarikan budaya domba. Dimana saat ini budaya domba sudah mulai menurun. Adapun peserta yang mengikuti ketangkasan adu domba Garut ini datang dari luar daerah Kabupaten Garut, termasuk dari luar daerah Provinsi Jawa Barat.

” Kami HPDKI ingin melestarikan budaya ketangkasan adu domba Garut. Garut dari sejak dulu sangat terkenal dengan dombanya. Namun saat ini memang sangat sulit untuk bisa menemukan bibit yang berkualitas, soalnya bibit domba Garut yang bagus sudah berada di luar Kabupaten Garut,”ungkapnya.

” Kami ingin bibit domba Garut yang bagus berada kembali di Garut, tidak lagi berada di luar Garut,” pungkas Yudi. (Hakim)***

TULIS KOMENTAR KAMU DI SINI