Sambangi Cibalong, H. Ahmad Zacky Siradj Gelar Dialog Bersama Warga

GARSEL, (GE).- Anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI dari Fraksi Golkar asal Kampung Dangdeur, Kecamatan Bayongbong, Kabupaten Garut, H. Ahmad Zacky Siradj menggelar kunjungan silaturahmi untuk menyerap aspirasi warga di kawasan Garut Selatan (Garsel), tepatnya di Kecamatan Cibalong dan sekitarnya.

Kunjungan perseorangan selama 9 hari tersebut, (03-11/11/2016) diikuti dari berbagai elemen masyarakat, mulai dari pengurus Apdesi, Himpaudi, Guru Raudhatul Atfal, PK PD Golkar, Guru TK, PGRI, PK KNPI, Muspika, Polsek, Pimpinan pesantren, Anshor, Aisyiah, Fatayat, hingga kelompok Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) dan Gapoktan.

Dalam sesi tanya jawab, masyarakat sangat antusias menyampaikan tanggapan, keluhan, saran dan semua harapan pada wakilnya yang yang juga duduk sebagai anggota Komisi III DPR RI. Masyarakat tidak hanya membahas hasil usaha pertanian yang kerap merugi, tetapi mereka juga masuk dalam pertanyaan isu hangat yang menjadi trending topic saat ini yakni penistaan agama.


H. Yayat, selaku anggota Gapoktan Desa Karyasari, menyampaikan curahan unek-uneknya. “Pak dewan, kami memerlukan pembangunan irigasi untuk menunjang usaha hasil pertanian. Lahan sawah yang digarap selama ini menjadi terus merugi jika tanpa ada irigasi,” ucapnya, saat dialog terbuka di Aula Kecamatan Cibalong.

Hal serupa disampaikan Usep dari Desa Karyamukti, prioritas saat ini yang dibutuhkan masyarakat adalah pembangunan infrastruktur. ” Jalan poros desa seperti di Desa Sancang, Nejaten dan Cigugur sangat parah hingga warga menyebutnya sebagai jalan tanjakan rewel. Ketika panen pisang tiba, satu kilo dijual hanya laku seribu rupiah terus dipotong ongkos ojeg, sisa 400 rupiah per kilo,” sebut Usep, saat sesi akhir tanya jawab acara silahturahim itu.

Seusai mendengar beragam keluhan, Sekretaris Dewan Penasehat ICMI ini siap untuk memperjuangkan dan akan disampaikan melalui komisi IV sesuai bidangnya yaitu pertanian dan pembangunan infrastruktur. Selain itu, H. Zacky juga memberikan pencerahan terkait tugas dan wewenang komisi III bahkan mewanti-wanti pada masyarakat agar mau menegur dan mengingatkan terhadap dirinya jika berbuat salah.

“Ingatkan saya, tegur saya jika salah. Watawa shaubil haqqi watawa shaubishabri”, tandasnya.

Ditempat terpisah tepatnya di Kampung Cibalieur Desa Sancang, mantan Ketua Umum PB HMI ini turut mengingatkan para tokoh masyarakat setempat, saat ini kita telah dijajah bukan secara fisik tapi oleh konsep dan rumusan.

“Masih ada undang-undang yang tidak berpihak terhadap kepentingan masyarakat banyak. Sebab itu, bapak bapak yang hadir disini, sampaikan dan berikanlah pemahaman kepada warga sekitar agar selalu berdaulat dalam politik dan berakhlaq dalam beragama seperti tertuang dalam Al-Qur’an ‘Innama buitstu liutammima makarimal akhlaq’,” tuturnya.

Pimpinan Ponpes Darul Qolam Dangdeur ini dimata masyarakat Cibalong begitu melekat, akrab dan familiar. Respon dan antusias masyarakat pun terus mengalir. “Alhamdulilah selain bisa lebih dekat dengan wakilnya yang duduk sebagai anggota DPR RI, kami juga mendapatkan pemahaman terkait wawasan dan tugas-tugas DPR, ungkap saah satu warga Desa Sancang.(Syamsul)***

Editor: Pimpinan Redaksi (Pimred)

TULIS KOMENTAR KAMU DI SINI