Rumah “Paraji” Tua Luluh Lantak Dilalap Si Jago Merah

SEJUMLAH warga berusaha memadamkan sisa api yang melalap habis rumah Mak Unuk, di Kampung Citomo, Desa Panyindangan, Keamatan Cisompet, Kabupaten Garut, Selasa (28/3/17) sekira pukul 13.30 WIB. (Iwan Setiawan/GE)***

GARUT, (GE).- Mak Unuk (73), kini terpaksa harus ikut menginap di rumah anaknya. Pasalnya, Selasa (28/3/17) siang sekira pukul 13.30 WIB rumah panggungnya yang terletak di Kampung Citomo RT/RW 01/05, Desa Panyindangan, Kecamatan Cisompet, Kabupaten Garut, Jawa Barat, dilalap si jago merah. Beruntung nyawa ibu tua yang berprofesi sebagai paraji (dukun beranak) itu bisa diselamatkan. Mak Unuk yang tinggal bersama salah seorang cucunya langsung berusaha menyelamatkan diri saat musibah kebakaran terjadi.

Namun begitu rumah dan seluruh harta milik Mak Unuk tidak bisa diselamatkan. Akibat kejadian ini, diperkirakan Mak Unuk menderita kerugian sekira Rp 50 juta. Selain sebuah sepeda motor Mio, 13 karung gabah siap giling, uang tunai sebesar Rp 3 juta milik Mak Unuk ikut dilalap si jago merah.

Menurut Kepala Desa Panyindangan, Roni, kebakaran diduga akibat kosleting arus pendek listrik. Kobaran api coba dipadamkan secara manual beramai-ramai oleh warga setempat. Namun, karena tiupan angin cukup kencang dan jarak sumber air cukup jauh, akhirnya rumah Mak Unuk tidak bisa diselamatkan.


Untuk sementara, Mak Unuk menginap di rumah salah seorang anaknya. Roni berharap, rumah Mak Unuk segera bisa dibangun kembali. Ia bersama warga setempat akan berusaha membantu ibu tua itu agar bisa kembali menempati rumahnya sendiri. ( Iwan Setiawan/GE)***

Editor : SMS

TULIS KOMENTAR KAMU DI SINI