Ruang Fisioterapi Disegel Pemborong, Begini Reaksi Bupati Garut

Bupati Garut, Rudy Gunawan.***

GARUT,(GE).- Mengetahui rtuang fisoterapi di RSUD dr Slamet disegel pemborong, Bupati Garut, Rudy Gunawan geram. Rudy sendiri megaku baru mengetahui kejadian tersebut dari beberapa wartawan.

“Siapa pemborongnya? Siapa ?” tanya Bupati Rudy, di hadapan sejumlah awak media, Selasa (11/9/2018).

Rudy berjanji akan segera memanggil pemborong yang berani menyegel salah satu ruangan penting di RSU dr Slamet tersebut. Bahkan, Ia mengancam pembrong tersebut akan memasukkan ke daftar hitam.


“Saya teliti bangunan dibayar atau tidak. Saya akan black list. Terus bangunannya sudah benar atau belum dibangunnya,” tandasnya.

Dikatakannya, tindakan yang dilakukan pemborong tersebut tidak beretika. Ia pun akan memeriksa spesifikasi bangunan ruang fisioterapi yang sempat disegel pada Kamis (6/9/2018) lalu.

” Kita cek dulu. Kalau harus bayar, saya bayar,” tukasnya.

Diakui Rudy, klaim BPJS Kesehatan yang belum cair mempengaruhi operasional rumah sakit. Ia pun meminta agar klaim BPJS Kesehatan bisa segera dibayarkan.

“Pelayanan ke masyarakat tak boleh berhenti. BPJSnya defisit kan. (ajuan klaim) enggak lambat, sudah dimasukkan tapi belum keluar,” ucapnya.

Sebelumnya, ruang fisioterapi RSUD dr Slamet sempat disegel oleh pihak pemborong yang membangun ruangan tersebut. Penyegelan dilakukan karena pihak rumah sakit belum melakukan pembayaran.

Direktur RSUD dr Slamet, Maskut Farid, membenarkan jika ruang fisioterapi sempat disegel pada Kamis pukul 14.00. Penyegelan dilakukan setelah pelayanan.

Menurutnya, ada sekitar Rp 200 jutaan yang belum dibayar kepada pihak pemborong. Hal itu terjadi karena anggaran rumah sakit bukan berasal dari APBD pemerintah. Penyegelan juga karena ada misskomunikasi yang terjadi.

“Rumah sakit itu dananya dari operasional kita. Saat ini hampir semua rumah sakit berat, karena BPJS (kesehatan) enggak jelas,” katanya. (Tim GE)***

Editor: ER.

TULIS KOMENTAR KAMU DI SINI