Ribuan Honorer K2 Terima SK Bupati, Kaum Honorer Mantap Menatap Masa Depan

Ribuan THK2 Kab Tasikmalaya, saat menerima SK Bupati di Masjid Baitul Rahman, Kabupaten Tasikmalaya, Jumat (01/06/2018)/ foto: TAF Senopati/GE.***

TASIKMALAYA, ( GE ).-  Ribuan  eks tenaga honorer kategori II  ( THK2 ) di kabupaten Tasikmalaya menerima Surat Keputusan ( SK ) dari  Wakil Bupati    Ade Sugianto S.IP.  SK itu diberikan pemkab Tasik  sebagai bentuk pengakuan secara hukum pada tenaga honorer kategori II yang gagal tes tahun 2014 silam.  Pemberian SK dilakukan Ade Sugianto yang kader PDIP itu bertempat di Masjid Baitul Rahman, Kabupaten Tasikmalaya, Jumat, (01/06/2018).

Ade Sugianto menuturkan,  Pemkab (Tasikmalaya) selama ini sangat konsen untuk memperjuangkan nasib tenaga honorer K2 .

” Mereka sudah mengabdi  pada bangsa ini, atas loyalitas dan dedikasinya kita berikan penghargaan yang setingi-tingginya . Sepatutnya pemimpin tidak hanya mengobral janji , karena itu kami  realisasikan  peng SK-an pada 1.902 Tenaga Honorer K2 . Mereka terdiri dari, tenaga kesehatan, guru, tenaga admin/teknis dan tenaga penyuluh pertanian,” ungkapnya,  Sabtu (02/06/2018).


Sementara itu, Sekretaris Forum Honorer Kategori II Indonesia ( FHK2I ) Kabupaten Tasikmalaya Ade Herman mengaku senang dan terharu.  Penantian lama THK2 Kabupaten Tasikmalaya ahirnya terwujud. Di tempat yang mulya,  masjid  Baitul Rahman.

“ Bertepatan dengan  umat Islam melaksanakan peringatan nuzulul quran,  serta peringati hari lahir pancasila kami menerima anugrah dari pemerintah kabupaten,” katanya, saat diwawancarai garut-express.com di kawasan Mangunreja, Sabtu, (02/06/2018).

Dikatakannya, dengan turunnyya SK Bupati ini,  berarti dapat  melegalkan dana BOS  untuk diberikan pada Honorer K2, yang bekerja di lingkungan Dinas Pendidikan, melegalkan pemberian upah dari anggaran pendapatan dan Belanja Daerah ( APBD ) yang sbelumnya kami terima dalam bentuk insentif dari hibah. Kini dengan adanya SK kami akan menerima upah yang layak dari APBD.

“Selain itu, kami juga menggunakan SK ini untuk prasyarat mengikuti pendidikan profesi Guru ( PPG ) sesuai dengan aturan tentu kami akan bisa mengikuti proses sertifikasi . Dan paling terpenting  dapat dijadikan bahan untuk diperjuangkan oleh Pemkab agar Honorer K2 Bisa diangkat PNS/ASN,” katanya.

Di tempat terpisah, Kepala Bidang Data Badan Kepegawaian Daerah Kabupaten Tasikmalaya, Ari Fitriadi  mengatakan , sudah sewajarnya pemerintah daerah menyelamatkan nasib guru sukwan dan melindunginya dengan regulasi dari pemerintah daerah.

“Sejak awal kami melakukan kajian untuk menyelamatkan tenaga guru sukwan. Dan sekarang ada amunisi tambahan dari PGRI Kabupaten Tasikmalaya yang terus mendorong agar pemerintah daerah segera membuat regulasinya. Kami semakin mantap dalam melangkah,” tandas Ari.

Dijelaskannya, berdasarkan hasil verifikasi  BKPLD  HK2 yang tersisa ditahun 2013  sebanyak 2.047 orang, yang menerima SK saat ini berjumlah 1.902 Orang , hal itu terjadi ada sebagian Honorer K2  yang mengundurkan diri, meninggal dunia,  serta ada yang pindah kerja.  ( TAF Senopati) ***

Editor: ER.

 

TULIS KOMENTAR KAMU DI SINI