Ribuan Crosser Picu Adrenalin, Jajal Tanjakan “Jamibojem Leuweung Oko”

Para corosser tampak kesulitan, saat melintasi trek Tanjakan Leuweung Oko, Desa Cirapuhan, Kecamatan Selaawi, Kabupaten Garut, Sabtu (15/7/2017)/ Foto: Useu G Ramdani/GE.

GARUT, (GE).- Tidak kurang dari seribuan crosser dari berbagai kelas menjajal jalur ekstim di kawasan utara kabupaten Garut. Salah satu kawasan yang terkenal menantang para rider ini adalah lintasan jalur Hutan Oko, warga sekitar menyebut jalur ini dengan “Tanjakan Jamibojem Leuweung Oko.”

Bagi para penikmat olahraga ekstrim, Tanjakan Jamibojem Leuweung Oko ini merupakan trek favorit untuk memacu tungganngan kuda besinya. Selain trek yang cukup menyulitkan untuk dilalui, kawasan ini juga dikenal dengan keasrian alamnya nan eksotis. Tak heran, Tanjakan Jamibojem Leuweung Oko selalu difavoritkan para crosser.

Saal melintas tanjakan ini, dari seribuan crosser hampir semuanya kesulitan melintasi tanjakan ini. Bahkan, untuk bisa menaiki tanjakan ini, para corosser harus dibantu warga di sekitar lokasi.


Tanjakan Jamibojem adalah satu trek paling menantang  yang di ada Leuweung Oko yang dibuat khusus oleh panitia untuk jalur motocross. Walaupun baru pertama kali dibuat jalur cross, trek Leuweung Oko yang berlokasi di Desa Cirapuhan, Kecamatan Selaawi, Kabupaten Garut rupanya cukup memikat para peserta.

Salah seorang crosser perempuan asal Malangbong, Iriana Intan Cahyani, mengaku sangat kagum dengan jalur cross Hutan Oko ini. Dibalik pemandangan alamnya yang indah, ternyata di tempat ini mempunyai trek cross yang cukup berat.

“ Selain alamnya yang indah, treknya juga cukup menantang. Dan ini sangat mengasyikan untuk memicu adrenalinm,” kata Intan, yang saat melintasi tanjakan inmi harus dibantu warga. Sabtu (15/07/2017).

Dengan adanya jalur menantang yang di miliki hutan oko, membuat para pecinta cross adventure ketagihan. Iriana dan peserta lainnya, berniat ingin kembali menjajal jalur ini. Merekapun berharap agar jalur cross adventure hutan oko lebih dikembangkan lagi.

Sementara itu, Nur Muhamad (27), salah seorang warga yang terlibat menjadi panitia lokal, menyebut Hutan Oko sangatlah cocok jika dibuat jalur cross country. Selain banyak tanjakan yang justru menjadi surga para crosser, Hutan Oko juga menyajikan pemandangan alam serta udara alam hutan yang segar.

Setelah melakukan istirahat pascaberjuang menaklukan Tanjakan Jamibojem, ribuan peserta kembali melakukan perjalanan adventure nya menuju titik finish di Alun-alun Limbangan Garut. (Useu G Ramdani)***

Editor: Kang Cep.

TULIS KOMENTAR KAMU DI SINI