Reunian SMAMZA Garut’ 92 jadi Ajang Kangen-kangenan

SETELAH musim lebaran berlalu, sepertinya sudah menjadi tradisi di beberapa tempat untuk dijadikan ajang temu kangen antar teman sekolah.  Digelarnya  acara yang biasa disebut reunian ini tentunya tidak terlepas dari rasa rindu yang begitu dalam ketika sebagian dari mereka telah dipisahkan sekian lamanya oleh jarak ruang dan waktu.

Seperti halnya di daerah lain, di kabupaten Garut juga beberapa almamater sekolah tingkat SMP dan SMA ada diantaranya yang memanfaatkan moment libur lebaran untuk menggelar reunian.

SMA Muhammadiyah 1 Garut, adalah salah satu sekolah swasta favorit di masanya. Di masa jayanya sekitar tahun 80-90 an, SMA swasta berlabel terakreditasi A ini sempat meluluskan siswa siswi terbaiknya pada masa itu.


Nah, untuk mengenang masa-masa indah saat bersekolah di SMA swasta favorit ini, sejumlah lulusan SMA Muhammadiyah  1 Garut angkatan 1992 mengagas acara reunian bertajuk “Satu untuk Bersama.”  Tahun 2017 ini merupakan acara reunian perdana bagi para alumnus SMAMZA, demikian mereka menyebut sekolah kebanggaannya tersebut.

“Ya, intinya kita bersilaturrahmi dengan teman- teman sekolah yang kini masing-masing sudah memiliki keluarga. Disamping itu, reunian perdana ini memamng kita gelar secara mendadak setelah lebaran baru kita agendakan. Maklum lah, saat kami kami bersua di nedsos kerinduan untuk bisa berjuma kawan-kawan lama itu begitu dalam,” tutur H. Ateng, yang merupakan salah satu penggagas reunian ini, Sabtu (8/7/2017).

Menurut H.Ateng, acara reunian perdana ini sengaja digelar di kediamannya karena memang peserta yang hadirnya belum seratus persen terakomodir. “Ya, reunian ini sengaja dilaksanakan di rumah saya karena memang belum terkoordinir seluruhnya. Insya Alloh, untuk reunian mendatang kita rencanakan lebih matang dan meriah. Saya akan terus mengkoordinasikan dengan teman-teman yang masih berdomisili di Garut,” ujar H. Ateng , disela-sela kemeriahan reunian yang digelar di halaman kolam pemancingan nan asri di kawasan Kampung Lingga, Desa Mekargalih, Kecamatan Tarogong kidul, Kabupaten Garut, Sabtu (8/7/2017).

Sementara itu, beberapa peserta reunian, khususnya para mantan pelajar putri yang kini telah menjadi ibu-ibu tampak begitu senang saat berjumpa teman-teman lama yang pernah satu kelas atau satu almamater. Mereka tampah heboh, cipika cipiki, haha hihi, hingga “jejeritan.” Dan rasa kangen pun membuncah saat itu larut dalam balutan aroma nostaligia masa berseragam putih-abuabu yang telah puluhan tahun lamanya mereka tinggalkan.

“Sungguh kangen, rindu dan sebagainya, pokonamah sararono. Saat ketemu dengan teman teman kok sekolah di SMA itu rasanya baru kemarin,” tutur Ai Mariah, salah satu alumnus kelas Biologi 1 yang sengaja datang dari Bandung untuk bisa bertemu teman teman lamanya di Garut. (ER)***

TULIS KOMENTAR KAMU DI SINI