Restrukturisasi Dana KSPPS BMT CSI Berikan Harapan Baru Bagi Para Anggota

CIREBON, (GE).- Tim restrukturisasi dana anggota KSPPS BMT CSI kini mulai melakukan verifikasi dan validasi data. Dalam tahapan ini, anggota yang sudah mengisi formulir draf perjanjian menyerahkan formulir tersebut kepada tim restrukturisasi.
 
Nantinya, data tersebut akan memisahkan antara anggota yang akan mengambil dana simpanannya, dengan anggota yang akan meneruskan simpananya. Namun tentu saja, realisasi isi dari draf perjanjian tersebut akan di laksanakan setelah proses hukum yang sedang di jalani oleh dua petinggi CSI sudah selesai, jelasnya 14 hari pasca di tetapkan vonis di Pengadilan Negri Cirebon.
 
Sampai saat ini, sebanyak 4000 dari 8000 anggota koperasi yang mengikuti program sajadah, sudah menyerahkan formulir pendaftaran kepada tim restrukturisasi. Menurut salah seorang anggota tim restrukturisasi, Hadiyana Gani, dari 4000 orang tersebut, sebanyak 2.500  anggota akan meneruskan keanggotaannya, dan 1.500 orang lainnya, memutuskan untuk mengambil simpanannya.
 
Hadiyana menambahkan, target tim untuk menyelesaikan tahapan verifikasi dan validasi data ini, di harapkan bisa selesai pada 2 april 2017. Namun semua anggota tim, akan bekerja keras, hingga mungkin saja dalam tahapan ini bisa selesai sebelum tanggal tersebut.
 
Jika anggota yang ingin menyerahkan formulir perjanjian, bisa datang langsung ke gedung pusdiklat CSI, yang berlokasi di jalan Ponpe Kempek, Desa Pegagan, Kecamatan Palimanan Cirebon. Semua anggota tim akan melayani setiap hari senin hingga minggu, dari mulai jam 9 pagi, dan tutup pada pukul 16 sore.
 
“Untuk pelayanan, di khususkan di lantai 1, dan di lantai 2, tim memberikan kesempatan kepada anggota yang akan melakukan konsultasi hukum,” katanya.
 
Proses tahapan restrukturisasi dana anggota KSPPS BMT CSI yang di tangani oleh tim yang di berikan mandat langsung oleh pimpinan perusahaan tersebut, rupanya memberikan harapan baru bagi anggotanya. Hal tersebut di katakan salah seorang anggota koperasi asal Indramayu, Aan Subhan (46), yang selalu berharap agar perusahaan ini bisa kembali berjalan, sehingga anggotanya merasakan manfaat seperti waktu sebelum dua pimpinan perusahan tersebut menjalani proses hukum.
 
Aan yang datang bersama beberapa rekannya dari Indramayu, sudah menyerahkan formulir kepada tim, dan ia lebih memilih meneruskan keanggotaannya. Karena ia yakin jika pihak pengelola perusahaan mempunyai itikad baik terhadap semua anggotanya.
 
Ketua umum Lembaga Perlindungan Konsumen Swadaya Masyarakat (LPKSM) Al-Badar Perjuangan, Vinartie Sapta Arini R, S.Sos, berharap agar semua anggota mengerti dengan langkah tim, restrukturisasi ini. Secara umum, Vinartie menilai, anggota koprasi yang datang ke pusdiklat CSI dengan maksud menyerahkan formulir perjanjian, terlihat sangat proaktif.
 
Bahkan, banyak diantaranya yang melakukan konsultasi hukum kepada ahli hukum yang memang di sediakan oleh pengelola perusahaan. Hal itu diharapkan agar semua anggota bisa mengetahui perkembangan mengenai proses hukum yang sedang berlangsung terhadap dua orang pimpinan CSI.
 
“Insya Allah, LPKSM Al-Badar Perjuangan bisa membantu permasalahan tersebut,” pungkasnya. (Useu G Ramdani)***

TULIS KOMENTAR KAMU DI SINI