Rentan Digunakan Seks Bebas, P2TP2A Garut Minta Pemkab Razia Rumah Kos

TARKI, (GE).- Akhir-akhir ini perilaku seks bebas (free sex) kian mewabah. Kondisi ini tentunya mengkhawatirkan berbagai kalangan sehingga diperlulakn pencegahannya. Sebagai antisipasinya diperlukan langkah-langkah semua pihak, termasuk oleh pemerintah.

Ketua Bidang Advokasi pada Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak (P2TP2A) Kabupaten Garut, Nitta K Wijaya, menyebutkan, ada berbagai faktor yang menyebabkan kian maraknya perilaku seks bebas di Kabupaten Garut.

Selain kian canggihnya alat komunikasi yang begitu mudah diakses siapapun, ketersediaan tempat-tempat kos yang juga kian marak, didindikasikan menjadi pendukung maraknya perilaku seks bebas di Garut.

“Salah satu langkah yang harus segera dilakukan Pemerintah adalah menutup ruang agar seks bebas bisa dicegah. Dengan memperketat atau merazia rumah-rumah kos yang kini kian marak, bisa menjadi salah satu solusi mencegah atau meminimalisir perilaku seks bebas,” ujar Nitta, Jumat (8/1/2016).

Dikatakannya, selama ini upaya pemkab kurang tegas untuk memperketat aturan termasuk melakukan pemeriksaan terhadap rumah-rumah kos sehingga rentan dijadikan tempat untuk melakukan perbuatan menyimpang, salah satunya seks bebas.

Namun Nitta juga menegaskan, pencegahan perilaku menyimpang termasuk seks bebas tentunya bukan hanya menjadi tanggungjawan pemerintah saja. Yang tak kalah pentingnya, adanya peran serta masyarakat dalam upaya pencegahan juga sangat besar pengaruhnya.

“Antara pemerintah danm masyarakat, harus bahu-membahu untuk mencegah maraknya perlkaku seks bebas. Jika sudah ada kerjasama yang baik antara pemerintah dan masyarakat, maka upaya pencegahannya pun tentu tiodak akan terlalu berat,” tandasnya.

Tempat kos yang tidak mendapat pengawasan yang ketat, menurut Nitta rentan dijadikan tempat prostitusi terselubung. Sedangkan transaksinya bisa saja dilakukan di tempat lain seperti tempat hiburan atau media sosial. (Tim GE)***

TULIS KOMENTAR KAMU DI SINI

Komentar

BAGIKAN