Reno Saputra, Anak Penjual Buah-buahan Sukses Tembus Diklat Persib

MESKIPUN dunia persepakbolaan di Kabupaten Garut tak jelas, apalagi klub kebanggaan warga Garut, Persigar yang kini bernasib suram. Namun nyatanya, kota ini tidak pernah kehabisan melahirkan talenta talentas pesepak bola handal.  Nama-nama beken seperti Zaenal Arif, Johan Juansyah, hingga Yandi Sofyan, merupakan sederet pemain “pituin” Garut yang sempat membela panji Tim Nasional.

Garut kini memiliki satu lagi calon bintang masa depan sepak bola Indonesia. Adalah Reno Saputra (17) pemuda asli Garut ini merupakan anak dari pasangan, Dadang dan Nurhasanah.

Kini seorang anak pedagang buah-buahan itu bergabung menjadi bagian dari skuad Persib Bandung. Reno yang bermain di posisi sayap ini jerap kali menampilkan aksi-aksinya yang ciamik di lapangan, sehingga memikat para pemandu bakat Diklat Persib.


Berbagai prestasi pun berhasil ditorehlannya bersama Persib. Yang terbaru, meskipun gagal menjadi juara pertama. Reno sukses mencetak 3 gol dan 4 assist, dan membawa Persib U-17 menjadi juara ke-3 dalam ajang Piala Soeratin, yang digelar di Kota Semarang, akhir 2016 lalu.

Alhamdulillah, kemaren dipercaya tim pelatih untuk ikut main di Piala Soeratin, meskipun gak juara, tapi itu merupakan pengalaman yang berharga,” ujar Reno kepada Tim GE, Selasa (03/01/2017).

Meskipun kini sudah menjadi pemain Persib, namun dirinya enggan berpuas diri.
“Ini belum seberapa, ini hanyalah awal dari perjalanan karir yang akan sangat melelahkan. Semoga saya bisa terus membuktikan permainan terbaik saya, dan semoga saya bisa terus berkostim Persib, doakan saja,” ungkapnya.

Reno juga berpesan agar para pesepakbola muda di Garut yang memiliki semangat yang tinggi dan tidak mudah menyerah. “Terus berlatih kuncinya, tidak ada yang tidak mungkin. Saya aja seorang anak tukang buah bisa, kenapa kalian tidak,” tandasnya. (Hakim)***

TULIS KOMENTAR KAMU DI SINI