Relawan Masjid Jogokariyan Gelar Aksi Kemanusiaan di Garut Hingga November

TARKID, (GE).- Sebanyak 20 orang utusan dari Relawan Masjid Jogokariyan, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), sejak Kamis ( 21/10/2016) hadir ditengah tengah warga yang terdampak banjir bandang Garut.

Rencananya, para relawan akan menggelar aksi kemanusiaan dalam bentuk pemulihan mental (Trauma Healing) serta misi memakmurkan kembali sarana peribadatan umat Muslim di sekitar lokasi bencana. Agenda tersebut, akan dilaksanakan selama 2 Minggu hingga 6 November (2016) mendatang.

Jogokariyan merupakan nama sebuah masjid yang terletak di perkampungan Jokokariyan wilayah Mantrijeron DIY. Masid ini terkenal memiliki management yang baik , sehingga tempat ibadah ini dijadikan sebagai masjid percontohan oleh Kementrian Agama.


Dari tempat itulah, relawan masjid dibentuk dengan mengusung misi dakwah, kemanusiaan serta membangkitakan semangat mencintai “Rumah Alloh.”

Koordinator relawan, Abah Fani, mengatakan, pihaknya sengaja hadir sebulan pascabencana. Menurutnya pada fase tersebut, merupakan saat yang tepat untuk menggelar beberapa program kemanusiaan yang dibutuhkan korban banjir.

” Kita, semuanya ada 20 orang personil dari Relawan Masjid Jogokariyan Jogyakarta. Rencananya sampai 6 November kita akan tinggal di Garut, berjumpa dengan saudara saudara seiman di sini (Garut/red) yang bulan lalu terkena musibah dahsyat. Terdapat beberapa program yang kami harap dapat bermanfaat bagi para korban disini.” Ungkapnya.

Dijelaskannya, selain program Trauma Healing, relawan Jogokariyan juga telah menyusun berbagai program lainnyam semisal outbound dan memberikan motivasi dengan mengajar ke tiap TPA di sekitar daerah terdampak bencana.

“Misi yang kita bawa yakni difokuskan pada kegiatan keagamaan. Kita berharap, masjid di area bencana ini harus kembali makmur. Kita akan merasa bahagia bila semangat mencintai serta shalat berjamaah di sini semakin tinggi. Yang utama mengembalikan semangatnya dulu. Insys Alloh kita ingin bermanfaat dan berbuat untuk hal itu semaksimal mungkin.” Ungkapnya.

Beberapa berada di daerah terdampak banjir, daerah Cimacan, sambutan warganya begitu antusias terhadap keberadaan para relawan Jogokariyah .

“Subhanallah, di sini orang orangnya baik, bila memang kebutuhannya sudah terpenuhi, mereka bilang cukup dan lantas turun bersama kita ikut membantu. Semoga semua berjalan lancar. Kita sedang siapkan agenda pemeriksaan kesehatan dibantu tenaga medis dari Bandung. Ada juga khitanan Masal buat para anak korban bencana.” Ungkap Abah Fani, kepada “GE” usai menunaikan shalat dzuhur berjamaah di Masjid Almubarak, Desa Haurpanggung, Tarogong Kidul, (22/10/2016).

Relawan Mesjid Jogokariyan juga , secara langsung memberikan bantuan berupa alat alat sekolah serta kelengkapan Masjid lainnya. (Doni Melodi Surya)***

TULIS KOMENTAR KAMU DI SINI