Rekapitulasi KPU, Pasangan ‘Rindu’ Raih Suara Terbanyak di Garut

Suasana rekapitulasi hasil Pilkada serentak 2018 di di Aula Graha Patriot Dharma Satya, Jalan Cipanas Baru, Kecamatan Tarogong Kaler, Kabupaten Garut, Kamis (5/7/2018)./ foto: MHI/ GE.***

GARUT,(GE). – Komisi Pemlihan Umum (KPU) Garut menggelar rapat pleno rekapitulasi dan penetapan hasil penghitungan suara pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Jabar di Kabupaten Garut. Prosesi rekapiltusai pilkada serentak 2018 tersebut berlangsung di Aula Graha Patriot Dharma Satya, Jalan Cipanas Baru, Kecamatan Tarogong Kaler, Kabupaten Garut, Kamis (5/7/2018).

Dalam hasil penghitungan tersebut, pasangan nomor urut satu, Ridwan Kamil – Uu Ruzhanul Ulum (Rindu) mendapatkan perolehan suara sebanyak 435.652. Pasangan calon nomor urut 2, TB Hasanuddin – Anton Charliyan, memperoleh raihan suara sebanyak 180.852 suara.

Pasangan calon nomor urut tiga, Sudrajat – Ahmad Syaikhu (Asyik) memperoleh raihan suara sebanyak 240.850. Sementara itu, pasangan calon nomor urut empat, Deddy Mizwar – Dedi Mulyadi meraih 337.391 suara.


Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Garut, Hilwan Fanaqi, mencatat, suara yang sah dalam pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Jabar sebanyak 1.203.475 dan tidak sah sebanyak 65.276.

“Seharusnya jumlah suara sah dalam pemilihan gubernur sebanyak 1.848.992,” ujar  Hilwan.

Hilwan menjelaskan, angka partisipasi dalam pemilihan gubernur Jabar ini berada diangka 70,42 persen, walaupun pun target KPU tersebut, 75 persen. “Ini dikarenakan para daftar pemilih tetap (DPT) sudah pindah, meninggal, ataupun belum sadar,” katanya.

Hilwan menyebut, terkait 65.276 suara tidak sah, sebagian pemilih dikarenakan tidak memahami saat pencoblosan, mencoblos semua calon, ataupun mencoblos tidak sesuai aturan. (MHI)***

Editor: ER.

TULIS KOMENTAR KAMU DI SINI