Rehabilitasi Drainase Perkotaan, Kadis SDAP Garut : Dinas Terkait Harus Sadar Tupoksinya

PEMKAB, (GE).- Setiap memasuki musim penghujan, kondisi drainase di kawasan perkotaan kerap kali dituding sebagai biang timbulnya banjir. Pertanggungjawaban terkait rehabilitasi saluran drainase, khususnya di wilayah perkotaan saat ditenggarai masih terjadi saling “tuding” antar dinas terkait, misalnya Dinas Tata Ruang dan Pemukiman (Distarkim), Dinas Bina Marga dan SDAP.

Menanggapi hal tersebut, Kepala Dinas (Kasid) Sumber Daya Air dan Pertambangan (SDAP) Kanupaten Garut, Uu Saefudin menegaskan, dinas terkait harus sadar terhadap tufoksi dan kewenangannya masing-masing.

“Misalnya untuk SDAP, sepanjang air yang mengalir tidak henti hentinya dan mengalir kesaluran irigasi meski dari saluran drainase saluran air tersebut merupakan kewenangan sebagai institusinya.” Tutur Uu, kepada “Tim GE,” Jumat (2/9/2016)

Dijelaskannya, sedikitnya ada 38 saluran irigasi tekhnis yang saat ini dikelola oleh SDAP Garut. Seluruh irigasi tersebut dimamfaatkan untuk lahan sawah warga. Dari ke 38 irigasi tekhnis tersebut 25 irigasi diantaranya sedang dalam kondisi perbaikan atau rehabilitasi.

“Ya, sebagian telah mengalami pendangkalan atau sedimentasi sehingga diperlukan pengerukan kembali.” Tukasnya. (Tim GE)***

TULIS KOMENTAR KAMU DI SINI

Komentar

BAGIKAN