Razia Pekat Bulan Ramadhan, Pasangan Mesum Tanpa Busana Terjaring Razia

KOTA, (GE).- Untuk menciptakan situasi yang aman saat umat muslim menjalankan ibadah puasa, Camat Garut Kota, beserta jajaran Polsek dan Koramil Garut kota, mengadakan razia di sejumlah titik yang di sinyalir biasa di gunakan untuk mesum. Benar saja, saat operasi digelar sejumlah pasangan mesum ikut terjaring dalam kondisi bugil.

Lokasi-lokasi yang di razia petugas, antara lain bebarapa penginapan, warung-warung yang di curigai menjual minuman keras, kos-kosan dan titik-titik dimana para wanita penghibur menjajakan diri. Rupanya kerja aparat gabungan tersebut membuahkan hasil cukup banyak, 26 orang yang terdiri dari para PSK, pemabuk, dan enam pasangan bukan suami istri, yang kedapatan di dalam kamar kos serta kamar penginapan ikut terjaring.

Diantara warga yang di tangkap pertugas, terdapat 4 orang pelajar bahkan salah satunya adalah pelajar putri dari salah satu sekolah menengah atas di Kabupaten Garut. Siswa tersebut, saat dirazia, ada dalam pengaruh minuman keras. Mereka ketahuan sedang berada di salah satu kamar penginapan di wilayah Kota Garut.

Tak kalah menarik, ketika petugas merazia salah satu tempat kos yang bisa di bilang cukup elit, disana terjaring lima pasangan bukan muhrim yang sedang tidur di dalam kamar. Rata-rata, perempuan yang berada di dalam kamar kos tersebut mempunyai wajah yang cukup cantik, namun sayangnya para perempuan cantik tersebut, di ketahui sedang menginap dengan pria hidung belang yang bukan suaminya. Bahkan saat kamar kosannya dibuka paksa mereka kedapatan sedang bugil.

Camat Garut kota yang langsung ikut dalam razia itu, Basuki Eko, menuturkan, razia tersebut adalah razia rutin yang setiap malam minggunya selalu di gelar. Selain untuk menciptakan kondusifitas saat bulan puasa, hal tersebuit bertujuan mengurangi tingkat kenaikan penyakit masyarakat di Kabupaten Garut.

Kapolsek Garut kota Kompol. A. Kustia, yang memimpin razia pekat yang berlangsung pada Sabtu, (11/06/2016) pukul 23 malam hingga pukul 04 dini hari tersebut, menegaskan, razia yang di laksanakan terpusat pada dua jenis penyakit masyarakat, yaitu tempat kos-kosan, dan penginapan yang biasa di pakai tempat mesum. Sedangkan warga yang terjaring, nantinya akan di pasrahkan kepada pihak Dinas Sosial Kabupaten Garut untuk dibina.

Kapolsek, mengaku razia ini dilakukan karena laporan masyarakat yang mengaku resah terhadap aksi para penghuni kost yang kerap membawa pasangan bukan muhrim untuk menginap. Saat razia, laporan itu terbukti benar. Bahkan ada yang tertangkap tangan sedang tanpa busana saat melakukan hubungan seperti suami istri.

Kustia menyayangkan, pasalnya mereka melakukan perbuatannya saat orang lain menjalankan ibadah puasa. Ia mengimbau agar masyarakat segera melapor ke Polisi jika dicurigai ada pasangan mesum atau pesta minuman keras di lingkungannya. Ia berjanji jajaran Polsek Garut Kota, akan segera melakukan pengamanan jika ada laporan dari masyarakat. (Useu G Ramdani)***