Ratusan Guru Berstatus ASN Pensiun, Sekda Garut : Beban Kerja Guru Non ASN akan Bertambah

Sekretaris Daerah Kabupaten Garut, H. Iman Alirahman.***

GARUT,(GE).-  Setiap tahuannya di Kabupaten Garut tercatat ada ratusan guru yang berstatus Aparatur Negeri Sipil (ASN) atau PNS yang memasuki masa pensiun. Dampaknya, jumlah guru yang berstatus ASN terus berkurang. Di sisi lain pengangkatan guru honorer menjadi ASN masih dibatasi pemerintah pusat.

Menurur Sekretaris Daerah Kabupaten Garut, Iman Alirahman, setiap tahunnya sekitar 300 sampai 400 guru memasuki masa pensiun. Banyaknya guru yang pensiun tentunya sangat mempengaruhi terhadap proses Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) di sekolah.

“ Sebetulnya, BKD (Badan Kepegawaian dan Diklat) sudah ajukan kebutuhan formasi untuk guru ASN. Tapi belum bisa dipenuhi pemerintah pusat,” katanya, Minggu (29/10/17).


Dijelaskannya, dari data terakhir ada 12 ribu guru ASN,  sementara guru non ASN mencapai 7 ribu lebih. Banyaknya guru yang pensiun tak diimbangi dengan pengangkatan guru. “Kemarin saja kategori 2 itu hanya 1.000 an yang diangkat menjadi guru. Sementara kebutuhannya lebih dari itu. Masih terkendala aturan di Kemenpan soal pengangkatan ASN,” tukasnya.

Jika tahun depan tak ada pengangkatan guru ASN, Sekda menyebut akan menyulitkan sekolah. Walau begitu pihaknya sangat terbantu dengan adanya guru sukarelawan (sukwan) yang ada di sekolah-sekolah.

“Perhatian Pemkab ke sukwan sebenarnya besar. Tapi jumlahnya banyak, jadi tak terasa. Kalau daerah lain sukwannya hanya sedikit jadi pemerintah seperti memberi perhatian yang lebih,” katanya.

Iman mengatakan terkait pengangkatan ASN berada di ranah pemerintah pusat. Kebijakan pengangkatan ASN masih sangat terbatas. Diharapkannya formasi untuk guru dan tenaga kesehatan bisa kembali dibuka.

“Yang masuk kategori 2 saja masih ada 4 ribu. Di luar itu (kategori 2) ada sekitar 12 ribu. Sebenarnya kami berharap ada pembukaan kembali karena memang sangat dibutuhkan,” katanya.

Pada tahun 2018 dipastikan guru yang measuki masa pensiun akan bertambah. Jika dibiarkan, maka beban kerja guru non ASN bisa bertambah. Sedangkan harapan untuk diangkat tidak jelas.  (Tim GE)***

TULIS KOMENTAR KAMU DI SINI