Pungli Ala Preman di Objek Wisata Cipanas Bikin Resah Pengunjung

TAROGONG, (GE).- Pungutan Liar (Pungli) yang dilakukan oleh oknum penjaga parkir di lokasi wisata alam Cipanas Garut, belum lama ini menimpa rombongan wisatawan asal Bandung dan Garut. Perilaku yang minta uang jasa parkir ‘ala preman’ ini terjadi saat rombongan kendaraan hendak pulang keluar dari area parkir depan lokasi kolam renang Cipanas Indah.

Awal mula kejadian, disampaikan Andi, salah seorang pengunjung asal Bandung. Diakuinya, kejadian tidak mengenakan ini, terjadi sekira pukul 23,00 WIB setelah rombongan usai menikmati wahana air Cipanas Indah.

Saat hendak pulang tiba-tiba Ia dan rombongan wisatawan lainya, dihampiri seorang pria berambut gondrong. Ketika itu, sopir masih menganggapnya sebagai hal yang wajar dan hendak memberinya uang sebagai ongkos jasa parkir sebesar Rp 5000.

Namun, dengan gelagat tidak ramah, pria tersebut menolak pemberian sopir dan meminta dengan jumlah yang tidak realistis. Perdebatanpun tak bisa dihindari.

“Khawatir terjadi sesuatu yang tidak aman, akhirnya saya waktu itu turun hendak bicara dengan pelaku. Setelah saya tanya perihal peruntukan dan bukti pembayaran sejumlah uang yang dimintanya, si oknum masih tetap keukeuh dengan dalih uang jasa tunggu kendaraan plat E yang saya kendarai maktu itu.” Kisahnya.

Diakuinya, oknum tukang parkir ini keukeuh minta jasa parkir untuk mobil sebesar Rp 20.000., Akibat tak diberi uang parkir yang tidak wajar ini, akhirnya si oknum tersebut malah memaki-maki sopir rombongan dengan umpatan kata-kata kotor.

“Bagi kami pengunjung Cipanas, tentunya kejadian itu sangat menggangu kenyamanan. Saya secara pribadi khawatir hal serupa juga menimpa para wisatawan lainya. Masalahnya bukan soal nominal uang semata. Tapi lebih kepada etika baik yang tak dipakai sebagai mana mestinya orang Garut yang dikenal nyantri dan santun. Jika kondisi ini dibiarkan, saya yakin akan meresahkan pengunjung Cipanas ini,” keluhnya. (Doni) ***

TULIS KOMENTAR KAMU DI SINI

Komentar

BAGIKAN