Puluhan Miliar Rupiah Dana BPJS Tak Kunjung Cair, RSUD dr. Slamet Garut Mulai Cari Akal

Ruang pelayanan RSU dr. Slamet tampak sepi, beberapa waktu lalu./ foto: ER/GE.***

GARUT,(GE).- Teracatat sejak bulan Agustus 2018 lalu dana sebesar Rp 40 Miliar lebih untuk pembiayaan Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) hingga saat ini  tak kunjung cair. Dampak dari molornya pencairan BPJS tesebut membuat manajemen RSUD  dr. Slamet Garut kelimpungan.

Menurut direktur RSUD dr. Slamet Garut, dr. H. Maskut Farid, kondisi ini tentunya berdampak pada pembayaran sejumlah honorarium atau tunjangan medis. Disamping itu, sebagian jasa dari rekanan penyedia obat-obatan, pembangunan fisik dan yang lainnya turut terkena imbasnya.

“ Pembayaran dari BPJS tidak seperti yang diharapkan.  Masih seperti biasa tidak sampai membayarkan sisa-sisa yang lalu. Paling bayar hanya sebulan,” ujar Maskut, saat ditanya sejumlah awak media usai apel pagi di lapangan Setada Garut, Senin (10/1/19).

Untuk mengantisipasi telatnya  pembayaran (BPJS) atas klaim RSUD sejak Oktober 2018, kini manajemen RSUD dr. Slamet harus cari akan untuk mengatasinya. Salah satu cara untuk untuk m,engatasinya, pihak RSUD dr. Slamet  melakukan skala prioritas untuk pembayaran yang menjadi tanggungan RSUD.

“ Ya, diantaranya kita mendahulukan pembayaran utang untuk perusahaan kecil dan lokal. Sementara untuk perusahaan farmasi dan skala besar ditunda terlebih dahulu. Kita terus ajukan untuk pencairan. Rekanan pasti akan dibayar jika klaim RSUD dibayar BPJS. Kita juga harus bersabar sambil menunggu solusi-solusi lainnya,” katanya. (Alle).***

Editor: ER.

 

TULIS KOMENTAR KAMU DI SINI